Rabu, 29 April 2015

Panduan Budidaya Udang Windu Di_indonesia

http://www.produknaturalnusantara.com/wp-content/uploads/2013/07/panduan-cara-budidaya-tambak-udang-lobster-galah-vaname-ton-poc-nasa-hormonik-viterna-nasa-natural-nusantara-distributor-resmi.jpg
Budidaya udang windu di Indonesia dimulai pada awal tahun 1980-an, dan mencapai puncak produksi pada tahun 1985-1995. Sehingga pada kurun waktu tersebut udang windu merupakan penghasil devisa terbesar pada produk perikanan. Selepas tahun 1995 produksi udang windu mulai mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan serangan penyakit. Melihat kondisi tersebut, PT. NATURAL NUSANTARA merasa terpanggil untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut dengan produk-produk yang berprinsip kepada Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (K-3).

A. TEKNIS BUDAYA
Budidaya udang windu meliputi beberapa faktor, yaitu :
1. Syarat Teknis
  • Lokasi yang cocok untuk tambak udang yaitu pada daerah pantai yang mempunyai tanah bertekstur liat atau liat berpasir yang mudah dipadatkan sehingga mampu menahan air dan tidak mudah pecah.
  • Air yang baik yaitu air payau dengan salinitas 0-33 ppt dengan suhu optimal 26 – 300C dan bebas dari pencemaran bahan kimia berbahaya.
  • Mempunyai saluran air masuk/inlet dan saluran air keluar/outlet yang terpisah.
  • Mudah mendapatkan sarana produksi yaitu benur, pakan, pupuk , obat-obatan dan lain-lain.
  • Pada tambak yang intensif harus tersedia aliran listrik dari PLN atau mempunyai Generator sendiri.
2. Tipe Budidaya.
Berdasarkan letak, biaya dan operasi pelaksanaannya, tipe budidaya dibedakan menjadi :
  • Tambak Ekstensif atau tradisional.
  • Petakan tambak biasanya di lahan pasang surut yang umumnya berupa rawa bakau. Ukuran dan bentuk petakan tidak teratur, belum meggunakan pupuk dan obat-obatan dan program pakan tidak teratur.
  • Tambak Semi Intensif.
  • Lokasi tambak sudah pada daerah terbuka, bentuk petakan teratur tetapi masih berupa petakan yang luas (1-3 ha/petakan), padat penebaran masih rendah, penggunaan pakan buatan masih sedikit.
  • Tambak Intensif.
  • Lokasi di daerah yang khusus untuk tambak dalam wilayah yang luas, ukuran petakan dibuat kecil untuk efisiensi pengelolaan air dan pengawasan udang, padat tebar tinggi, sudah menggunakan kincir, serta program pakan yang baik.
3. Benur
Benur yang baik mempunyai tingkat kehidupan (Survival Rate/SR) yang tinggi, daya adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang tinggi, berwarna tegas/tidak pucat baik hitam maupun merah, aktif bergerak, sehat dan mempunyai alat tubuh yang lengkap. Uji kualitas benur dapat dilakukan secara sederhana, yaitu letakkan sejumlah benur dalam wadah panci atau baskom yang diberi air, aduk air dengan cukup kencang selama 1-3 menit. Benur yang baik dan sehat akan tahan terhadap adukan tersebut dengan berenang melawan arus putaran air, dan setelah arus berhenti, benur tetap aktif bergerak.
4. Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan, meliputi :
  • Pengangkatan lumpur. Setiap budidaya pasti meninggalkan sisa budidaya yang berupa lumpur organik dari sisa pakan, kotoran udang dan dari udang yang mati. Kotoran tersebut harus dikeluarkan karena bersifat racun yang membahayakan udang. Pengeluaran lumpur dapat dilakukan dengan cara mekanis menggunakan cangkul atau penyedotan dengan pompa air/alkon.
  • Pembalikan Tanah. Tanah di dasar tambak perlu dibalik dengan cara dibajak atau dicangkul untuk membebaskan gas-gas beracun (H2S dan Amoniak) yang terikat pada pertikel tanah, untuk menggemburkan tanah dan membunuh bibit panyakit karena terkena sinar matahari/ultra violet.
  • Pengapuran. Bertujuan untuk menetralkan keasaman tanah dan membunuh bibit-bibit penyakit. Dilakukan dengan kapur Zeolit dan Dolomit dengan dosis masing-masing 1 ton/ha.
  • Pengeringan. Setelah tanah dikapur, biarkan hingga tanah menjadi kering dan pecah-pecah, untuk membunuh bibit penyakit.
  • Perlakuan pupuk TON (Tambak Organik Nusantara). Untuk mengembalikan kesuburan lahan serta mempercepat pertumbuhan pakan alami/plankton dan menetralkan senyawa beracun, lahan perlu diberi perlakuan TON dengan dosis 5 botol/ha untuk tambak yang masih baik atau masih baru dan 10 botol TON untuk areal tambak yang sudah rusak. Caranya masukkan sejumlah TON ke dalam air, kemudian aduk hingga larut. Siramkan secara merata ke seluruh areal lahan tambak.
5. Pemasukan Air
Setelah dibiarkan 3 hari, air dimasukkan ke tambak. Pemasukan air yang pertama setinggi 10-25 cm dan biarkan beberapa hari, untuk memberi kesempatan bibit-bibit plankton tumbuh setelah dipupuk dengan TON. Setelah itu air dimasukkan hingga minimal 80 cm. Perlakuan Saponen bisa dilakukan untuk membunuh ikan yang masuk ke tambak. Untuk menyuburkan plankton sebelum benur ditebar, air dikapur dengan Dolomit atau Zeolit dengan dosis 600 kg/ha.
6. Penebaran Benur.
Tebar benur dilakukan setelah air jadi, yaitu setelah plankton tumbuh yang ditandai dengan kecerahan air kurang lebih 30-40 cm. Penebaran benur dilakukan dengan hati-hati, karena benur masih lemah dan mudah stress pada lingkungan yang baru. Tahap penebaran benur adalah :
  • Adaptasi suhu. Plastik wadah benur direndam selama 15 30 menit, agar terjadi penyesuaian suhu antara air di kolam dan di dalam plastik.
  • Adaptasi udara. Plastik dibuka dan dilipat pada bagian ujungnya. Biarkan terbuka dan terapung selama 15 30 menit agar terjadi pertukaran udara dari udara bebas dengan udara dalam air di plastik.
  • Adaptasi kadar garam/salinitas. Dilakukan dengan cara memercikkan air tambak ke dalam plastik selama 10 menit. Tujuannya agar terjadi percampuran air yang berbeda salinitasnya, sehingga benur dapat menyesuaikan dengan salinitas air tambak.
  • Pengeluaran benur. Dilakukan dengan memasukkan sebagian ujung plastik ke air tambak. Biarkan benur keluar sendiri ke air tambak. Sisa benur yang tidak keluar sendiri, dapat dimasukkan ke tambak dengan hati-hati/perlahan.
7. Pemeliharaan.
Pada awal budidaya, sebaiknya di daerah penebaran benur disekat dengan waring atau hapa, untuk memudahkan pemberian pakan. Sekat tersebut dapat diperluas sesuai dengan perkembangan udang, setelah 1 minggu sekat dapat dibuka. Pada bulan pertama yang diperhatikan kualitas air harus selalu stabil. Penambahan atau pergantian air dilakukan dengan hati-hati karena udang masih rentan terhadap perubahan kondisi air yang drastis. Untuk menjaga kestabilan air, setiap penambahan air baru diberi perlakuan TON dengan dosis 1 – 2 botol TON/ha untuk menumbuhkan dan menyuburkan plankton serta menetralkan bahan-bahan beracun dari luar tambak.
Mulai umur 30 hari dilakukan sampling untuk mengetahui pekembanghan udang melalui pertambahan berat udang. Udang yang normal pada umur 30 hari sudah mencapai size (jumlah udang/kg) 250-300. Untuk selanjutnya sampling dilakukan tiap 7-10 hari sekali. Produksi bahan organik terlarut yang berasa dari kotoran dan sisa pakan sudah cukup tinggi, oleh karena itu sebaiknya air diberi perlakuan kapur Zeolit setiap beberapa hari sekali dengan dosis 400 kg/ha. Pada setiap pergantian atau penambahan air baru tetap diberi perlakuan TON.
Mulai umur 60 hari ke atas, yang harus diperhatikan adalah manajemen kualitas air dan kontrol terhadap kondisi udang. Setiap menunjukkkan kondisi air yang jelek (ditandai dengan warna keruh, kecerahan rendah) secepatnya dilakukan pergantian air dan perlakuan TON 1-2 botol/ha. Jika konsentrasi bahan organik dalam tambak yang semakin tinggi, menyebabkan kualitas air/lingkungan hidup udang juga semakin menurun, akibatnya udang mudah mengalami stres, yang ditandai dengan tidak mau makan, kotor dan diam di sudut-sudut tambak, yang dapat menyebabkan terjadinya kanibalisme.
8. Panen.
Udang dipanen disebabkan karena tercapainya bobot panen (panen normal) dan karena terserang penyakit (panen emergency). Panen normal biasanya dilakukan pada umur kurang lebih 120 hari, dengan size normal rata-rata 40 – 50. Sedang panen emergency dilakukan jika udang terserang penyakit yang ganas dalam skala luas (misalnya SEMBV/bintik putih). Karena jika tidak segera dipanen, udang akan habis/mati.
Udang yang dipanen dengan syarat mutu yang baik adalah yang berukuran besar, kulit keras, bersih, licin, bersinar, alat tubuh lengkap, masih hidup dan segar. Penangkapan udang pada saat panen dapat dilakukan dengan jala tebar atau jala tarik dan diambil dengan tangan. Saat panen yang baik yaitu malam atau dini hari, agar udang tidak terkena panas sinar matahari sehingga udang yang sudah mati tidak cepat menjadi merah/rusak.
 
B. Pakan Udang.
Pakan udang ada dua macam, yaitu pakan alami yang terdiri dari plankton, siput-siput kecil, cacing kecil, anak serangga dan detritus (sisa hewan dan tumbuhan yang membusuk). Pakan yang lain adalah pakan buatan berupa pelet. Pada budidaya yang semi intensif apalagi intensif, pakan buatan sangat diperlukan. Karena dengan padat penebaran yang tinggi, pakan alami yang ada tidak akan cukup yang mengakibatkan pertumbuhan udang terhambat dan akan timbul sifat kanibalisme udang.
Pelet udang dibedakan dengan penomoran yang berbeda sesuai dengan pertumbuhan udang yang normal.
  1. Umur 1-10 hari pakan 01
  2. Umur 11-15 hari campuran 01 dengan 02
  3. Umur 16-30 hari pakan 02
  4. Umur 30-35 campuran 02 dengan 03
  5. Umur 36-50 hari pakan 03
  6. Umur 51-55 campuran 03 dengan 04 atau 04S. (jika memakai 04S, diberikan hingga umur 70 hari).
  7. Umur 55 hingga panen pakan 04, jika pada umur 85 hari size rata-rata mencapai 50, digunakan pakan 05 hingga panen.
Kebutuhan pakan awal untuk setiap 100.000 ekor adalah 1 kg, selanjutnya tiap 7 hari sekali ditambah 1 kg hingga umur 30 hari. Mulai umur tersebut dilakukan cek ancho dengan jumlah pakan di ancho 10% dari pakan yang diberikan. Waktu angkat ancho untuk size 1000-166 adalah 3 jam, size 166-66 adalah 2,5 jam, size 66-40 adalah 2,5 jam dan kurang dari 40 adalah 1,5 jam dari pemberian.
Untuk meningkatkan pertumbuhan udang, perlu penambahan nutrisi lengkap dalam pakan. Untuk itu, pakan harus dicampur dengan VITERNA PLUS dan POC NASA yang mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin dengan dosis 5 cc/kg pakan untuk umur dibwah 60 hari dan setelah itu 10 cc/kg pakan hingga panen.
 
C. Penyakit.
Beberapa penyakit yang sering menyerang udang adalah :
  1. Bintik Putih. Penyakit inilah yang menjadi penyebab sebagian besar kegagalan budidaya udang. Disebabkan oleh infeksi virus SEMBV (Systemic Ectodermal Mesodermal Baculo Virus). Serangannya sangat cepat, dalam beberapa jam saja seluruh populasi udang dalam satu kolam dapat mati. Gejalanya : jika udang masih hidup, berenang tidak teratur di permukaan dan jika menabrak tanggul langsung mati, adanya bintik putih di cangkang (Carapace), sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Virus dapat berkembang biak dan menyebar lewat inang, yaitu kepiting dan udang liar, terutama udang putih. Belum ada obat untuk penyakit ini, cara mengatasinya adalah dengan diusahakan agar tidak ada kepiting dan udang-udang liar masuk ke kolam budidaya. Kestabilan ekosistem tambak juga harus dijaga agar udang tidak stress dan daya tahan tinggi. Sehingga walaupun telah terinfeksi virus, udang tetap mampu hidup sampai cukup besar untuk dipanen. Untuk menjaga kestabilan ekosistem tambak tersebut tambak perlu dipupuk dengan TON.
  2. Bintik Hitam/Black Spot. Disebabkan oleh virus Monodon Baculo Virus (MBV). Tanda yang nampak yaitu terdapat bintik-bintik hitam di cangkang dan biasanya diikuti dengan infeksi bakteri, sehingga gejala lain yang tampak yaitu adanya kerusakan alat tubuh udang. Cara mencegah : dengan selalu menjaga kualitas air dan kebersihan dasar tambak.
  3. Kotoran Putih/mencret. Disebabkan oleh tingginya konsentrasi kotoran dan gas amoniak dalam tambak. Gejala : mudah dilihat, yaitu adanya kotoran putih di daerah pojok tambak (sesuai arah angin), juga diikuti dengan penurunan nafsu makan sehingga dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kematian. Cara mencegah : jaga kualitas air dan dilakukan pengeluaran kotoran dasar tambak/siphon secara rutin.
  4. Insang Merah. Ditandai dengan terbentuknya warna merah pada insang. Disebabkan tingginya keasaman air tambak, sehingga cara mengatasinya dengan penebaran kapur pada kolam budidaya. Pengolahan lahan juga harus ditingkatkan kualitasnya.
  5. Nekrosis. Disebabkan oleh tingginya konsentrasi bakteri dalam air tambak. Gejala yang nampak yaitu adanya kerusakan/luka yang berwarna hitam pada alat tubuh, terutama pada ekor. Cara mengatasinya adalah dengan penggantian air sebanyak-banyaknya ditambah perlakuan TON 1-2 botol/ha, sedangkan pada udang dirangsang untuk segera melakukan ganti kulit (Molting) dengan pemberian saponen atau dengan pengapuran.
Penyakit pada udang sebagian besar disebabkan oleh penurunan kualitas kolam budidaya. Oleh karena itu perlakuan TON sangat diperlukan baik pada saat pengolahan lahan maupun saat pemasukan air baru.

Panduan Budidaya Ikan Gurame Dikolam




Ikan Gurame sangat digemari oleh pecinta kuliner, dagingnya yang padat serta duri-durinya yang besar sunggung memanjakan lidah para pecinta kuliner, apalagi rasanya yang enak dan gurih. Budidaya ikan gurame menjadi salah satu pilihan bisnis karena nilai jualnya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.Usaha budidaya ikan gurame bisa di kerjakan sesuai sama keadaan modal. Dari modal kecil hingga yang modal besarpun dapat untuk meningkatkan usaha budidaya ikan gurame ini. Maka dari itu usaha budidaya ikan gurame ini terbuka untuk siapapun.

Budidaya Ikan Gurame Dengan Kolam Terpal

Untuk anda yang tidak mempunyai tempat yang cukup, Anda dapat membudidayakan ikan gurame dengan memakai kolam dari terpal. Ikan gurame pada intinya memerlukan air yang cukup. Pembuatan kolam dari terpal bisa menjadi alternatif bagi anda, jika kondisi lahan sempit.
Dalam pembuatan kolam sebaiknya juga memperhitungkan jumlah ikan yang akan dibudidayakan, jangan sampai jumlah ikan tidak sesuai dengan kapasitas kolam karena dapat membuat ikan menjadi stres. Untuk ukuran kolam 1 x 1 meter dengan kedalaman 90 cm kurang lebih dapat berisi 10 ekor gurame dengan berat 2. 5 ons.
Bila ikan gurame telah semaikn besar maka jumlahnya mesti di kurangi. Jika tidak maka dibutuh penambahkan filter air yang ideal, langkahnya yaitu dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke satu system penyaringan, sesudah melewati penyaringan air masuk kembali ke kolam.

Pembuatan Kolam Terpal Ikan Gurame

Pembuatan kolam terpal untuk ikan gurame bisa di buat dengan dua jenis type :
1. Menggali tanah dengan kedalaman spesifik umumnya seputar 90 cm, lalu Terpal dipasang pada tanah galian itu.
2. Menempatkan terpal pada permukaan tanah (tak menggali tanah), dengan pertolongan rangka dari besi atau mungkin kayu, terpal dirangkai mirip bak.
Type pertama beban terpal tidak terlampau berat pada saat di beri air, sedangkan untuk type kedua mempermudah kita melakukan pergantian serta pembersihan kolam. Dengan selang kita dapat menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan gampang. Pada budidaya ikan gurame sebaiknya kolam terpal yang sudah menumpuk kotoran ikan guramenya untuk segera dibersihkan atau dikeluarkan, supaya kesehatan serta kebersihan air terus terbangun.
Sesudah kolam terpal selesai di buat tahap selanjutnya yaitu isi kolam dengan ikan gurame, walau demikian sebelum  ikan gurame dimasukkan harus di pastikan terlebih dulu kolam dalam keadaan bersih dari penyakit serta beberapa zat berbahaya. Terpal memiliki kandungan unsur kimia dalam pewarnaannya, maka sebelum saat dipasang butuh dicuci serta dibikin bersih. Untuk membunuh patogen kolam yang sudah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Yakinlah bahwa ikan gurame yang bakal dibudidayakan tak memiliki kandungan bibit penyakit. Bila ada ikan gurame yang terserang penyakit butuh dikarantina terlebih dulu sebelum dimasukkan ke kolam.

Pemeliharaan Ikan Gurame

Ikan gurame di beri makan 2 kali dalam satu hari dianjurkan pada pagi maupun sore hari dengan pellet yang memiliki kandungan protein 25% s/d 30 Persen. Sebaiknya dalam memberikan pellet ikan nila dilakukan agak sering namun dengan jumlah pellet yang sedikit-sedikit, daripada diberikan makan sekali – dua kali namun jumlah pelletnya besar. Anda juga dapat menambahkan daun-daunan maupun sayuran sebagai makanan sampingan ikan gurame. Daun-daunan serta sayuran amat berguna untuk kesehatan serta perkembangan ikan guramih.
Pada budidaya ikan gurame dengan terpal ini, usahakan untuk menjauhi pemberian makanan yang terlalu berlebihan, bila ada makanan yang tersisa segera Anda buang. Perlu dicatat , makanan sisa serta kotoran ikan yang ada di kolam memiliki kandungan zat amoniak yang berbahaya bagi perkembangan ikan gurame karena memiliki sifat toksin atau racun. Oleh karena itu jaga kualitas air dalam kolam, karena akan mempengaruhi perkembangan ikan gurame. Berikan makanan ikan gurame secara teratur dan tidak berlebihan.
Sebenarnya ikan gurame memiliki ketahanan yang cukup terhadap kondisi air yang kurang baik, namun Anda perlu mengatur tingkat kebersihan air dengan melakukan penyaringan secara berkala. Disarankan untuk menyedot air dengan selang atau pompa, kemudian ganti air baru. Semakin bagus lagi bila kolam di beri aerator atau mungkin filter untuk menaikkan kandungan oksigen serta bersihkan kotoran dengan cara automatis.

Begitulah cara membudidayakan ikan gurame, semoga dapat membantu Anda dalam memulai bisnis Budidaya Ikan Gurame. Semoga Berhasil ya..

Panduan Tentang Budidaya Ikan Gabus

 
Ikan gabus adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di berbagai daerah: kabos (Mhs.) ,aruan, haruan (Mly.,Bjn),  bogo (Sd.),kocolan (Btw.),  kutuk (Jw.),bayong, bogo, licingan (Bms.),  dll. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti snakehead murrel, common snakehead , striped snakehead ,chevron snakehead, dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah ( Channa striata ).
Kebiasaan Hidup Ikan Gabus di Alam
Benih ikan gabus tampak seperti serombongan ikan cere (Lebistes reticulates) di kolam. Gabus malas ini berasal dari Kalimantan, Sumatera, Malaysia, dan Thailand. Ikan ini hidup di sungai, rawa dengan kedalaman 40 cm, dan menyukai perairan yang dangkal.
Ikan  ini cenderung memilih tempat yang gelap, berlumpur, berarus tenang, atau wilayah bebatuan untuk bersembunyi. Di Indonesia, ikan ini ditemukan di Palembang, Muara Kompeh, Gunung Sahilan, Jambi, Danau Koto, Sungai Russu, Bua-bua, Banjarmasin, Sintang, Montrado, Batu Pangal, Smitau,Danau Boran, Pontianak, Sungai Kapuas, Serawak dan Ternate, Sungai Cisadane, Bengawan Solo, dan beberapa sungai besar lainnya.
1. Kebiasaan makan
Di alam, ikan gabus menangkap makanan yang jaraknya sangat dekat. Dengan bentuk mulut yang sangat lebar, bukan halangan bagi ikan ini untuk mengenyangkan perutnya.
ikan gabus termasuk golongan karnivora. Jenis pakan yang disukai adalah cacing, ikan-ikan kecil,  atau organisme lainnya, asalkan masih hidup. setiap harinya ikan ini bisa menyantap pakan ini dalam jumlah yang besar .
2. Kebiasaan berkembang biak
Di alam, ikan gabus kawin pada musim penghujan di tempat yang berpasir bersih. Ikan ini kawin secara berpasangan. Telurnya akan diletakkan di dasar atau ditempelkan pada substrat, pinggiran batu, atau akar pokok kayu yang bersih. Telurnya akan tampak seperti kabut atau kapas yang sangat lembut dan halus yang menempel pada substrat.
Pengenalan Jenis
Awalnya, ikan gabus malas adalah hama yang mengusik ketenangan ikan-ikan peliharaan di kolam, sama seperti belut. Namanya sesuai dengan kebiasaan hidupnya. Ikan ini hampir-hampir tidak bergerak saking malasnya. Oleh karena itu, ikan ini harus diberi pakan hidup agar bereaksi. Ikan gabus malas dikenal juga dengan nama betutu.
Ikan ini memiliki sisik tipe ctenoid. Artinya, bentuk sisik kecil2 dan menyelimuti sekujur badannya. Pada bagian kepala sisik, terdapat moncong, pipi, dan operculum. Bagian operculum sisik ini lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya. Sirip dubur lebih pendek dari sirip punggung kedua. Ikan ini mudah dibedakan dengan ikan lainnya karena mempunyai warna tubuh cokelat kehitaman. Pada bagian punggungnya berwarna hijau gelap, sedangkan warna bagian perutnya lebih terang. Bagian kepala memiliki tanda berwarna merah muda.
Panjangnya bisa mencapai 45 cm. Badannya berbentuk bulat panjang. Mulutnya lebar, Sirip ekor berbentuk membulat (rounded) dengan kulit tubuh dihiasi belang-belang kecokelatan.
Pemijahan di Kolam
1. Konstruksi kolam
Luas kolam pemijahan bervariasi antara 200 M2, tergantung ketersediaan lahan. Kolam berbentuk persegi panjang dengan letak pintu pemasukan dan pembuangan berseberangan secara diagonal. Tujuannya agar kolam bisa memperoleh air dari saluran langsung dan pembuangannya pun bisa lancar. Debit air kolam minimal 25 liter/menit. Pergantian air yang kotinyu akan berpengaruh positif terhadap proses pemijahan.
Bila lahannya sempit, bisa dibuatkan bak semen berukuran 2 mX 1 m x 1 m untuk pemijahan induk betutu secara berpasangan. Namun, bila mau memijahkan beberapa pasang di lahan terbatas bisa dibuat kolam tembok berukuran 4 m X 2 M X I M.
2. Persiapan kolam
Untuk kolam pemijahan seluas 200 m2, disiapkan induk yang rata-rata berukuran 300 g sebanyak 35-40 pasang. Sementara untuk kolam kecil, dengan luas 8 m2, dapat dimasukkan induk sebanyak 3-4 pasang.
Sebelum induk dimasukkan, kolam pemijahan dilengkapi dengan sarang pemijahan berupa segitiga yang dibuat dari asbes. Ukuran panjang segitigiga 30 cm yang diikat dengan kawat dan diberi pelampung untuk mengetahui keberadaannya.
Induk dimasukkan ke dalam kolam pemijahan setelah kolam terisi air setinggi 40-45 cm. Selama proses pemijahan, sebaiknya kolam memper*oleh pergantian air secara kontinyu. Proses pergantian air secara kontinyu ini terbukti mampu merangsang pemijahan hampir semua jenis ikan secara alami.
3. Pemijahan
Tingkah laku pemijahan ikan gabus meliputi 5 tahap, yaitu membentuk daerah kekuasaan, membuat sarang pemijahan, proses kawin, memijah dan meletakkan telurnya pada sarang, dan menjaga telurnya.
Memilih Induk
Induk ikan gabus umumnya dikumpulkan dari alam sebab perlu waktu yang lama dan pakan yang sangat banyak untuk menghasilkan induk di kolam.
Ciri induk  ikan gabus yang berkualitas
Betina : Badannya berwana lebih gelap.Bercak hitam lebih banyak. Papila urogenital berbentuk tonjolan memanjang yang lebih besar. membundar, warnanya memerah saat menjelang memijah. Ukurannya lebih kecil dibandingkan yang jantan pada umur yang sama.Berbadan sehat.Dewasa.
Jantan : Badannya berwana lebih terang.Bercak hitam lebih sedikit.Papila orogenital berbentuk segitiga, pipih, dan kecil.Pada umur yang sama ukurannya lebih besar daripada betina.Berbadan sehat.Dewasa.
Penetasan Telur dan Perawatan Benih
Telur ikan betutu berbentuk lonjong, transparan. Ukurannya sangat kecil, kira-kira hanya bergaris tengah 0,83 mm. Telur tersebut melekat pada dinding sarang. Setelah kontak dengan air selama 10-15 menit, membran vitelinya akan mengembang terns dan panjang telur meningkat sekitar 50 % hingga telur berukuran 1,3 mm.
Penetasan telur dilakukan di akuarium dengan mengangkat sarang pemijahan yang telah berisi telur. Sebuah sarang pemijahan bisa ditempati oleh sepasang induk, tetapi bisa juga ditempati beberapa ekor induk. Kapasitas akuarium sebaiknya minimal 60 liter. Untuk menjamin proses penetasan, diberi aerasi agak kuat, dan ditetesi beberapa tetes
Malachytgreen atau Metilen blue untuk mencegah jamur (fungi). Telur yang terserang jamur akan tampak putih berbulu dan sebaiknya segera disifon agar tidak menulari telur yang lain.
Jumlah telur dalam setiap sarang berkisar 20.000- 30.000 butir. Telur tidak menetas dalam waktu yang bersamaan. Biasanya, penetasan berlangsung 2-4 hari. Setelah telur menetas, kekuatan aerator dikurangi. Adapun persentase telur yang menetas antara 80—90%.
Pendederan
Pendederan dimaksudkan untuk memelihara larva yang baru menetas dan sudah habis kuning telurnya (yolk sack) ke dalam kolam untuk memperoleh ikan yang seukuran sejari (fingerling). Pendederan biasanya dibagi menjadi 2 bagian, yaitu pendederan I dan pendederan II.
Pendederan I dilakukan di dalam bak atau kolam yang lebih kecil, berukuran 5 m x 2 m dengan kedalaman 1 m. Kolam ini dipasangi hapa dengan ukuran mata 500 mikron (0,5 mm) yang berukuran 100 cm x 75 cm dan tinggi 60 cm.
Banyaknya hapa yang dipasang tergantung benih yang akan ditebar. Kepadatan penebaran di dalam hapa pada pendederan I yaitu 30.000 ekor /m2 atau 3o ekor/liter air. Jadi, ke dalam bak tersebut dapat ditampung sebanyak 100.000-150.000 ekor larva, hasil dari 3-5 buah sarang, dengan kedalaman air 50 cm. Lama pemeliharaan di dalam pendederan I ini yaitu 2 bulan. Dengan pakan yang disuplai dari luar, akan dihasilkan benih seukuran 1-2 cm dengan tingkat hidup mencapai 20%.
Untuk pendederan II, dibutuhkan kolam yang luasnya 50 m2 dengan ukuran 5 m x 10 m dan kedalaman kolam 0,7 meter. Kolam dipupuk dengan kotoran ayam sebanyak 0,5-1,5 kg /m2, tergantung dari kesuburan kolam. Lama pemeliharaan di pendederan II yaitu 4 bulan dan akan dihasilkan benih ikan berukuran 10 cm (30-50 g) dengan tingkat kehidupan bisa mencapai 100%.
Pembesaran
Pembesaran dimaksudkan untuk menghasilkan betutu berukuran konsumsi. Kolam yang dibutuhkan seluas 200-600 m2.usahakan  kolam memperoleh air barn dengan konstruksi pematang kolam dari tanah dengan terlebih dahulu dipastikan tidak bocor. Idealnya, kolam
dengan pematang yang ditembok. Di dalam kolam ditempatkan beberapa tempat persembunyian berupa ban bekas atau dawn kelapa karena ikan gabus menghendaki lingkungan yang agak remang-remang.
terlebih dahulu kolam dipupuk dengan kotoran ayam dengan dosis 0.5-1.5 kg/m2. Kolam diairi dengan air yang sudah lewat saringan. Untuk benih berukuran 100 g dapat ditebarkan 20 ekor/m2, sedangkan yang berukuran 175 g dapat ditebarkan sebanyak 8 ekor/m2. Dalam tempo 5 bulan, benih yang beratnya 100 g dapat tumbuh menjadi 250 g/ekor, sedangkan yang berukuran 175 g dapat mencapai berat 400 g/ekor selama 6 bulan.
Demikinlah info singkat tentang Cara Budidaya Ikan Gabus, semoga berguna.

Panduan Budidaya Ikan Mas




Ikan mas (Cyprinus carpio) didatangkan ke Indonesia dari Eropa dan Tiongkok. Menurut catatan sejarah, sejak tahun 1860 masyarakat Ciamis, Jawa Barat, sudah menguasai cara membenihkan ikan mas dengan bantuan kakaban. Suatu alat yang terbuat dari ijuk untuk meletakkan telur hasil pembuahan.
Budidaya ikan mas idealnya dilakukan pada ketinggian 150-1000 meter dpl. Suhu ideal untuk pertumbuhan ikan mas berada pada rentang 20-25oC dengan pH air berkisar 7-8.
Dewasa ini, usaha budidaya ikan mas terbagi dalam dua segmen, yakni usaha pembenihan dan pembesaran. Usaha pembenihan menghasilkan bibit ikan untuk dibesarkan lebih lanjut. Pangsa pasar usaha pembenihan adalah petani ikan yang menekuni usaha pembesaran. Sedangkan usaha pembesaran menghasilkan ikan ukuran konsumsi, pangsa pasarnya konsumen akhir.

Pembenihan ikan mas

Untuk memulai usaha budidaya ikan mas, hal pertama yanng harus disiapkan adalah memilih bibit atau calon indukan. Calon indukan ini diusahakan harus dari keturunan yang memiliki sifat unggul. Sehingga menghasilkan benih yang memiliki produktivitas tinggi.
Calon indukan ikan mas dipelihara dalam kolam pembibitan, dipisahkan antara indukan jantan dan betina. Pemisahan dilakukan sampai kedua indukan siap memijah. Proses pemijahan atau perkawinan ikan mas dilakukan di kolam khusus. Kolam tersebut harus dilengkapi dengan kakaban, tempat untuk menempelkan telur hasil pembuahan.

Pembesaran ikan mas

Benih yang digunakan dalam usaha budidaya ikan mas biasanya berukuran 10-12 cm atau berbobot sekitar 80-100 gram per ekor. Ukuran benih sebesar ini diharapkan sudah cukup kuat untuk dibesarkan. Sehingga risiko kegagalan bisa ditekan. Lama pembesaran ikan mas berkisar 2-3 bulan.
Budidaya ikan mas bisa dilakukan dalam berbagai teknik seperti metode air deras, air tenang atau tumpang sari. Medium atau tempatnya bisa berupa kolam tanah, kolam tembok, kolam terpal, sawah, keramba dan jaring apung.

a. Kolam tanah (air tenang)

Sebagian besar petani melakukan budidaya ikan mas di kolam air tenang dengan lantai tanah. Kolam tanah banyak dipakai karena cara membuatnya mudah dan biaya pembuatannya murah.
Terdapat dua tipe kolam tanah, yakni kolam tanah dengan tanggul tanah dan kolam tanah dengan tanggul tembok atau batu. Kolam tanah mempunyai keunggulan bisa menyediakan pakan alami bagi ikan. Berbagai organisme selain ikan, seperti cacing atau tumbuhan air bisa tumbuh subur di dasar kolam. Tipe kolam ini membantu mengurangi biaya pakan.
Berikut ini langkah-langkah persiapan untuk budidaya ikan mas di kolam tanah:
  • Sebelum kolam digunakan, lakukan terlebih dahulu pembajakan dasar kolam, penjemuran, pegapuran, pemupukan dan penggenangan air. Persiapan ini membutuhkan waktu 1-2 minggu, tergantung cuaca saat penjemuran kolam.
  • Gunakan benih ikan mas berukuran 100 gram per ekor. Kapasitas kolam tanah untuk budidaya ikan mas sebesar 1-2 ekor/m2.
  • Berikan pakan utama berupa pelet dengan kadar protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3-4% dari bobot ikan. Misalnya, untuk ikan dengan bobot 100 gram berikan pakan 3-4 gram pelet per ekor per hari. Bila kita menanam 1000 ekor ikan berarti dibutuhkan pakan 3-4 kg per hari.
  • Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari, diberikan pagi, siang dan sore hari.
  • Setiap 2 minggu lakukan penimbangan bobot tubuh ikan mas. Ambil beberapa ekor secara acak, timbang. Lalu sesuaikan jumlah pakan yang diberikan.
  • Dalam waktu 3 bulan, bobot ikan akan naik menjadi sekitar 300-400 gram per ekor. Dengan ukuran sebesar ini ikan sudah bisa dipanen. Bila terus dipelihara, biaya pakan menjadi tidak ekonomis lagi kecuali harga ada tawaran harga jual ikan yang lebih tinggi.

b. Kolam air deras

Kolam air deras adalah tempat budidaya ikan dengan sirkulasi air yang cepat. Untuk membuat kolam air deras diperlukan debit air besar dan arus yang kuat. Kelebihan budidaya ikan mas di kolam air deras adalah ikan akan terus bergerak sehingga nafsu makannya besar. Selain itu kadar oksigen terlarut dalam kolam air deras relatif lebih tinggi. Sehingga kolam air deras mempunyai kapasitas padat tebar ikan yang lebih besar dibanding kolam air tenang.
Luas kolam air deras biasanya berukuran kecil, tidak sebesar kolam air tenang. Lahan atau areal kolam dipetak-petakkan menjadi ukuran kolam yang kecil-kecil agar aliran air bisa tetap deras. Kedalaman kolam dibuat lebih dalam dibanding kolam air tenang. Dinding kolam terbuat dari tembok untuk mencegah erosi akibat kikisan air.
  • Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di kolam air deras:
  • Kolam air deras membutuhkan debit air yang besar sekitar 25-100 liter/detik. Pastikan sumber air tetap lancar.
  • Gunakan benih ikan dengan bobot 100 gram/ekor. Kapasitas penebaran benih di kolam air deras adalah 30-60 ekor/m2. Semakin deras aliran air, kapasitasnya semakin besar.
  • Berikan pakan dengan kandungan protein 25-30%. Pelet yang diberikan harus bisa bertahan dalam air, tidak mudah hancur karena aliran air cukup kencang.
  • Dosis pemberian akan adalah 4% dari bobot tubuh ikan. Timbang sebagian ikan setiap dua minggu sekali untuk menyesuaikan jumlah pakan.
  • Pemberian pakan bisa dengan cara ditebar atau menggunakan wadah almunium yang diletakan di atas kolam dengan pendulum menjulur ke dalam air. Pakan akan jatuh bila ikan menggerak-gerakkan pendulum.
  • Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
  • Budidaya ikan mas bisa dipanen setelah 2,5-3 bulan, dengan hasil 3-4 kali lipat dari bobot awal.

c. Jaring apung

Budidaya ikan mas di jaring apung biasanya dilakukan di waduk-waduk besar dan danau. Jaring terbuat dari bahan polyethylene yang tahan lama. Jaring dibuat menggantung pada kerangka rakit berbentuk segi empat. Kedalaman jaring apung maksimal 3 meter.
Bahan yang digunakan untuk kerangka kolam adalah biasanya bambu atau kayu. Kerangka tersebut mengapung di atas air dengan bantalan dari drum atau jeriken. Agar kerangka tidak terbawa arus air, harus dipasang jangkar yang menambat ke dasar kolam. Jaring apung biasanya dilengkapi dengan saung yang digunakan penunggu atau menyimpan peralatan dan pakan.
Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan mas di jaring apung:
  • Gunakan jaring berukuran 1,5 cm. Kedalaman jaring apung 3 meter.
  • Gunakan benih berukuran 100 gram per ekor. Kapasitas padat tebar jaring apung sekitar 30 ekor/m2.
  • Pakan berupa pelet dengan kadar protein 25%.
  • Jumlah pakan yang dibutuhkan setiap hari adalah 4% dari bobot tubuh ikan. Timbang sebagian ikan setiap dua minggu untuk menyesuaikan jumlah pakan.
  • Frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari.
  • Ikan mas bisa dipanen setelah 3 bulan dengan ukuran 300-400 gram/ekor.

Pengendalian hama dan penyakit

Usaha budidaya ikan mas berkembang sangat pesat.  Seiring dengan itu, penyebaran penyakit pun menjadi resiko yang wajib diperhitungkan. Untuk meminimalkan resiko, setiap pembudidaya perlu mengetahui berbagai penyakit yang biasa menyerang ikan mas.

Panen budidaya ikan mas

Secara umum tingkat keekonomian pembesaran ikan mas berada pada kisaran 300-400 gram per ekor. Bobot ikan dibawah itu, masih punya potensi untuk dibesarkan. Sedangkan bila melebihi bobot tersebut, ikan mas sudah tidak ekonomis lagi untuk dibesarkan. Porsi pakan yang dikonsumsi ikan sudah tidak sebanding lagi dengan pertumbuhan dan harga jual ikan.
Semakin lama waktu pembesaran semakin besar biaya operasional yang harus dikeluarkan. Biaya pemeliharaan, khususnya untuk pakan akan semakin besar dengan meningkatnya bobot ikan per ekor.
Namun hal tersebut masih tergantung pada kondisi pasar. Bila ada pasar yang mau menerima ikan mas berukuran besar dengan harga per kilogramnya lebih mahal, pembesaran masih layak.
Waktu yang dibutuhkan untuk budidaya ikan mas dari ukuran 100 gram per ekor, sampai ukuran siap konsumsi 300-400 gram ekor sekitar 2-3 bulan. Dalam kurun waktu tersebut bobot ikan akan tumbuh 3-4 kali lipat.

Cara Budidaya Ikan Nila Yang Benar



Ikan nila merupakan jenis ikan untuk konsumsi dan hidup di air tawar. Ikan ini cenderung sangat mudah dikembangbiakkan serta sangat mudah dipasarkan karena merupakan salah satu jenis iklan yang paling sering dikonsumsi sehari-hari oleh Masyarakat. Dengan teknik budidaya yang sangat mudah, serta pemasarannya yang cukup luas, sehingga budidaya ikan nila sangat layak dilakukan, baik skala rumah tangga maupin skala besar atau perusahaan.
Jenis Jenis Ikan Nila

Klasifikasi ikan nila adalah sebagai berikut:
  •     Kelas : Osteichthyes
  •     Sub-kelas : Acanthoptherigii
  •     Crdo : Percomorphi
  •     Sub-ordo : Percoidea
  •     Famili : Cichlidae
  •     Genus : Oreochromis
  •     Spesies : Oreochromis niloticus
Terdapat beberapa jenis nila yang dikenal di masyarakat, antara lain: nila biasa, nila merah (nirah), nila albino, nila gesit, dan nila gift

Persyaratan Lokasi Budidaya Ikan Nila
  • Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
  • Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  • Ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl).
  • Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus bersih, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton. Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae. Sedangkan plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan. Tingkat kecerahan air karena plankton harus dikendalikan yang dapat diukur dengan alat yang disebut piring secchi (secchi disc). Untuk di kolam dan tambak, angka kecerahan yang baik antara 20-35 cm.
  • Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha. Kondisi perairan tenang dan bersih, karena ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras.
  • Nilai keasaman air (pH) tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8,5. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8.
  • Suhu air yang optimal berkisar antara 25-30o C.
  • Kadar garam air yang disukai antara 0-35 per mil.
Cara Budidaya Ikan Nila
Cara budidaya ikan nila terdiri dari beberapa tahapan yang sangat penting untuk diketahui, yaitu mulai dari persiapan kolam, penerbaran benih ikan, pencegahan penyakit, dan masa pemanenan. Untuk mengetahi secara detail tentang langkah-langkah tersebut diatas, maka berikut akan diberikan penjelasannya secara spesifik kepada Anda.


1. Persiapan Kolam
Kolam adalah salah satu hal yang paling penting untuk membudidayakan ikan nila. Kolam sebagai tempat pembiakan ikan nila perlu dipersiapakan secara maksimal, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
  • Pengeringan kolam;
  • Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran;
  • Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2;
  • Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.;
  • Pengisian air kolam;
  • Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida;
  • Untuk mencegah h.ewan/ ikan lain masuk, maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air;
  • Masukkan air sampai kedalaman 80 - 150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang;
  • Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 - 7 hari pengisian air kolam.
2. Penerban Benih Ikan Nila
Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari yang kelima samapai hari ketujuh setelah masa pengisian air kolam dilakukan akan dilakukan penebaran benih ikan nila. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor dengan pada tebar sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.

3. Pemberian Makanan
Dalam pemberian makanan ikan nila diberikan setiap hari dengan komposisi makanan alami dan juga makanan tambahan. Makanan ikan nila ini bisa terdiri dari dedak, ampas kelapa, pelet dan juga sisa-sisa makanan dapur.

Umumnya pemberian pakan dilakukan dengan ukuran seperti berikut ini:
1. Protein 20-30%;
2. Lemak 70% (maksimal.);
3. Karbohidrat 63 - 73%.
4. Pakanyaberupa hijau-hijauan diantaranya adalah :
- Kaliandra
- Kalikina atau kecubung;
- Kipat
- Kihujan

4. Penyakit
Ikan nila pada umumnya dapat diserang oleh penyakit serius yang disebabkan oleh lingkan dan keadaan yang tidak menyenangkan, seperti populasi yang terlalu padat, kekurangan makanan, penanganan yang kuran baik dan sebagainya. Penanggulangan yang paling efektif dilakukan adalah dengan memberikan kondisi yang lebih baik pada kolam ikan tersebut.

Apabila sudah terjadi penyakit yang serius pada sebuah kolam ikan nila, maka semua upaya yang dilakukan akan terlambat dan sia-sia. Penyembuhan dengan memberikan antibiotic atau fungisida ke seluruh kolam memerlukan biaya yang cukup mahal.

Untuk mengatasi hal ini, maka salah satu hal yang paling umum dilakukan adalah melakukan pencegahan akan lebih murah dibandingkan dengan melakukan pengobatan, yaitu dengan jalan lain melakukan pengeringan pada kolam dan melakukan penyiapan dari permulaan.

4. Pemanenan Ikan Nila

Masa pemanenan ikan nila sudah dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan 4 - 6 bulan. Ikan nila pada usia 4-6 bulan pemeliharaan akan memiliki berat yang bevariasi, yaitu antara 400-600 gram/ekor.

Bila ukuran berat dari masing-masing ikan dirasa belum maksimal, maka pemanenan bisa juga dilakukan dengan sistem bertahap, dimana hanya dipilih ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan menggunakan jaring dan setiap bulan berikutnya secara bertahap.

Untuk melakukan pemanenan secara mudah bisa juga dilakukan dengan cara mengeringkan kolam secara total atau sebagian. Bila ikan dipanen secara keseluruhan, maka kolam dikeringkan sama sekali. Akan tetapi apabila akan memanen sekaligus maka hanya sebagian air yang dibuang.
dalam budi daya ikan nila tidak hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kolam yang terbuat dari semen taupun langsung menggunakan tanah melainkan juga dapat menggunakan kolam yang terbuat dari terpal.
Berikut ini cara membuat kolam untuk budidaya ikan nila menggunakan terpal

Bahan:
  •     Terpal (ukuran sesuai dengan keinginan anda)
  •     Sekam
  •     Batako / Bata Merah

Cara pembuatan kolam terpal
  •     Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam.
  •     Gali tanah sesuai dengan luas kolam yang anda inginkan dengan kedalaman ± 50 cm.
  •     Tanah hasil galian tadi digunakan untuk tanggul di sisi kolam dan dipadatkan supaya tanggul tersebut kuat lalu permukaan tanggul diberi batako / bata merah supaya permukaannya rata.
  •     Setelah penggalian selesai, selanjutnya dasar kolam diberi sekam secar merata.
  •     Terpal siap dipasang dan diisi air.
  •     Diatas terpal diberi batako / bata merah lagi supaya aman dan rapi. Hal ini dimaksudkan juga supaya terpal tidak gampang berubah posisi, terutama saat angin berhembus lumayan kencang.

Budidaya ikan nila memerlukan kualitas air yang bagus
 

Setelah kolam terpal jadi, hal yang harus diperhatikan dalam budidaya ikan nila adalah air. Sumber air yang akan kita gunakan haruslah air yang bersih, dapat  berupa air sumur, air PAM, air hujan yang ditampung, dan lain-lain yang layak digunakan. Lebih ideal lagi jika kolam terpal mendapat pasokan dari sungai, saluran irigasi, waduk, atau danau.

Tips/Cara Budidaya Jamur Tiram Putih

Cara budidaya jamur tiram putih

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan dengan bibit jamur.
Nama latin jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus, termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu.
Ada dua kegiatan utama dalam budidaya jamur tiram. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan menginokulasikan bibit jamur ke dalam media tanam tersebut. Sehingga media ditumbuhi miselium berwarna putih seperti kapas. Tahap kedua adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah.
Untuk pendatang baru, biasanya memulai kegiatan budidaya dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan, baglog yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari pihak lain. Kemudian setelah usaha budidayanya berkembang dan volumenya banyak, baru mencoba membuat baglog sendiri.
Dalam tulisan ini akan, saya akan mengulas langkah yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya jamur tiram putih.

Menyiapkan kumbung

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban.
Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu. Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau papan. Atapnya dari genteng atau sirap. Jangan menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Sedangkan bagian lantainya sebaiknya tidak diplester. Agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap.
Di dalam kumbung dilengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu. Rak diletakkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.
Ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak bisa dibuat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak sebesar ini bisa memuat 70-80 baglog. Keperluan rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.
Cara budiaya jamur tiram putih
Sebelum baglog dimasukkan kedalam kumbung, sebaiknya lakukan persiapan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
  • Bersihkan kumbung dan rak-rak untuk menyimpan baglog dari kotoran.
  • Lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fungisida di bagian dalam kumbung. Diamkan selama 2 hari, sebelum baglog dimasukkan ke dalam kumbung.
  • Setelah bau obat hilang, masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan. Seluruh permukaannya sudah tertutupi serabut putih.

Menyiapkan baglog

Baglog merupakan media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram. Bahan utama baglog adalah serbuk gergaji, karena jamur tiram termasuk jamur kayu. Baglog dibungkus plastik berbentuk silinder, dimana salah satu ujungnya diberi lubang. Pada lubang tersebut jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.
Pada usaha budidaya jamur tiram skala besar, petani jamur biasanya membuat baglog sendiri. Namun bagi petani pemula, atau petani dengan modal terbatas biasanya baglog dibeli dari pihak lain. Sehingga petani bisa fokus menjalankan usaha budidaya.
Saat ini, baglog jamur tiram yang berbobot sekitar 1 kg dijual dengan harga Rp. 2.000-2.500. Adapun bila ingin membuat sendiri silahkan baca cara membuat baglog jamur tiram.

Cara merawat baglog

Terdapat dua cara menyusun baglog dalam rak, yakni diletakkan secara vertikal dimana lubang baglog menghadap ke atas. Dan secara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.
Kedua cara ini memiliki kelebihan masing. Baglog yang disusun secara horizontal lebih aman dari siraman air. Bila penyiraman berlebihan, air tidak akan masuk ke dalam baglog. Selain itu, untuk melakukan pemanenan lebih mudah. Hanya saja, penyusunan horizontal lebih menyita ruang.
mendongkrak marjin tipis budidaya jamur tiram
Berikut cara-cara perawatan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut:
  • Sebelum baglog disusun, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Bila lantai terbuat dari tanah lakukan penyiraman untuk menambah kelembaban.
  • Setelah itu, potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari jangan dulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.
  • Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Semakin sempurna pengabutan semakin baik. Frekuensi penyiraman 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembaban kumbung. Jaga suhu pada kisaran 16-24oC.

Panen budidaya jamur tiram

Bila baglog yang digunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik. Baglog yang memiliki bobot sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kg. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.
Pemanenan dilakukan terhadap jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya bila ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun tudungnya belum pecah warnanya masih putih bersih. Bila masa panen lewat setengah hari saja maka warna menjadi agak kuning kecoklatan dan tudungnya pecah. Bila sudah seperti ini, jamur akan cepat layu dan tidak tahan lama. Jarak panen pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu.

Cara Budidaya Ternak Bleut



Belut merupakan sekelompok ikan yang berbentuk seperti ular. Walaupun bentuknya mirip ular, namun hewan ini tidaklah buas karena memang hewan ini masih satu famili dengan ikan.
Pada pembahasan mengenai Cara Praktis Budidaya Belut di Rumah, kita akan menggunakan media tong yang telah dimodifikasi untuk media budidaya belut. Oke, langsung saja kita ke pokok pembahasan mulai dari persiapan awal hingga masa panen tiba.

Langkah-langkah Praktis Budidaya Belut

1. Persiapan Awal

Peralatan
  • Tong atau drum ( Usahakan berbahan dasar dari plastik sehingga lebih mudah untuk dimodifikasi, ringan dan mudah untuk dipindahkan )
  • Paralon
  • Kawat Kasa
  • Tandon sebagai penampung air
  • Ember, cangkul, baskom dan jerigen.
Pembuatan Media Tumbuh Belut dalam Tong / Drum
Pastikan kondisi tong/drum tidak bocor dan berkarat, jika tong.drum terbuat dari besi atau alumunium alangkah baiknya untuk dibersihkan dulu dari karatan dan lakukan pengecatan untuk menjaga kondisi kebersihan tong, diamkan tong yang telah dicat hingga kering dan tidak berbau
Cara Memodifikasi Tong Untuk Budidaya Belut
  • Tempatkanlah tong pada posisi tanah yang datar.
  • Buka sisi tengan drum serta sisakan 5 cm di bagian segi kiri serta kanan.
  • Gunakan alat pengganjal drum agar drum tidak tegelinding dan tetap stabil tidak goyang
  • Buatlah saluran pembuangan air, agar bisa dengan mudah untuk melakukan pembersihan dan pergantian air
  • Jangan lupa untuk membuat peneduh tong, agar kondisinya lebih teduh dan intensitas cahaya matahari yang masuk tidak terlampu tinggi. Bahan ini bisa di buat dengan net atau mungkin waring serta dapat pun di buat dengan beberapa bahan yang lebih simpel yang lain.
ilustasi - modifikasi drum untuk budidaya belut
ilustasi – modifikasi drum untuk budidaya belut

2. Media Tanah

Tentunya kita perlu untuk menyiapkan media tanah untuk tempat tinggal belut, karena belut sendiri menyukai kondisi tempat yang becek seperti habitat aslinya di persawahan maupun di kolam tanah.
Berikut ini kompisisi Media Tanah untuk budidaya belut
  • Masukkan tanah kedalam tong sampai ketinggian 30-40 cm
  • Masukkan air sampai tanah becek tetapi tak menggenang.
  • Masukkan EM 4 sejumlah 4 botol kedalam tong ( Anda bisa dengan mudah membeli EM4 di toko pertanian )
  • Aduk tanah 2 kali dalam satu hari sampai tanah jadi lembut serta gembur.
Catatan Penting ! Jika Anda sudah menggunakan bahan baku tanah yang diambil langsung dari persawahan, Anda tidak perlu melakukan lang-langkah seperti dia atas.

3. Media Instan Bokashi

Media ini digunakan untuk campuran media tanah yang sudah Anda siapkan seperti di atas. Media Bokhasi penting untuk bahan kombinasi atau campuran dengan media tanah untuk menghasilkan media tumbuh belut yang lebih sehat. Penggunaan 100 kilo bahan akan menghasilkan 90 kilo media instan bokashi. Untuk setiap tong ukuran 200 liter membutuhkan 40 kilo bokashi. Dalam pembuatan bokashi dibutuhkan bahan-bahan utama sebagai berikut:
  • Jerami padi (40 %)
  • Pupuk Kandang (30 %)
  • Bekatul (20 %)
  • Potongan batang pisang (10 %)
Bahan dan campurannya terdiri atas :
  • EM4
  • Air Sumur
  • Larutan 250 gr gula pasir untuk menghasilkan 1 liter larutan molases.
Langkah pembuatan media instan bokashi dikerjakan seperti berikut :
  • Cacah jerami serta potongan batang pisang kemudian keringkan. Bahan yang telah kering dapat hancur ketika kita genggam.
  • Campur bahan cacahan di atas dengan bahan pokok yang lain serta aduk sampai rata.
  • Campurkanlah bahan ini sedikit-sedikit namun jangan sampai sepenuhnya basah
  • Tutup media dengan karung goni atau terpal selama 4-7 hari. Anda perlu membolak-balik campuran tersebut agar tidak mengalami pembusukan

4. Mencampurkan Media Tanah dan Media Bokashi

Untuk mencapur media tanah serta media bokashi bisa dikerjakan dengan tahapan-tahapan seperti berikut :
  • Masukkan media Bokashi kedalam tong serta aduk sampai rata.
  • Masukkan air kedalam tong sampai ketinggian 5 cm serta diamkanlah sampai ada plankton atau mungkin cacing (seputar 1 minggu) sepanjang sistem ini berjalan tong tak perlu ditutup.
  • Mengeluarkan air dari tong serta ubah dengan air baru dengan ketinggian yang sama.
  • Masukkkan tumbuhan air yg tidak terlampau besar sejumlah 3/4 sisi serta ikan-ikan kecil.
  • Masukkan vetsin seperlunya juga sebagai perangsang nafsu makan belut serta diamkan sepanjang 2 hari.
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ketinggian seluruh media, kecuali media tumbuhan air tidak lebih dari 50 cm.

5. Masukkan bibit belut

Sesudah semua media budidaya di atas disiapkan, maka bagian setelah itu yaitu menyebarkan bibit belut. Bibit yang ditebar baiknya sejumlah 2 kg atau mungkin dengan jumlah bibit sejumlah 160-200 ekor.

6. Perawatan Belut

Perawatan belut yang dibudidayakan di dalam tong relatif lebih gampang untuk dipantau karena ukuran budidaya tergolong relatif kecil. Namun demikian perawatan mesti di perhatikan, salah satunya yaitu :
a. Pemberian Pakan
Sesungguhnya tak ada ketentuan baku perihal volume pemberian pakan. Namun baiknya pakan diberikan 5 % dari jumlah bibit yang ditebarkan. Pakan yang didapatkan baiknya terbagi dalam cacing, kecebong, ikan-ikan kecil, serta cacahan keong mas atau bekicot. Pemberian pakan diberikan pada hari ke-3 sesudah bibit ditebar di dalam tong. Pemberian pakan baiknya dikerjakan pada sore hari yang menyesuaikan rutinitas yang dilakukan belut ketika ia mencari makan di alam bebas,
b. Pengaturan Air
Pengaturan air amat dibutuhkan untuk membuang bekas makanan supaya tak menumpuk serta menyebabkan penyakit untuk belut. Pengaturan air ini bisa dikerjakan dengan  cara mengalirkan air bersih kedalam tong. Baiknya air yang masuk berbentuk percikan air, dan hal ini sangat cocok dilakukan dengan menggunakan pipa paralon sebagai media aliran. Sementara untuk saluran pembuangan dapat dilakukan dengan membuat lobang pada tong di ketinggian 8 cm dari genangan air pada media. Selain itu untuk mengatur pembuangan sisa kotoran percikan air juga sangat bermanfaat untuk menambah oksigen.
c. Perawatan Tanaman Air
Tanaman air ini pun dipakai juga sebagai penjaga kelembapan tempat budidaya serta pun melindungi belut dari kepanasan.
d. Pemberian EM4
EM4 berperan untuk menetralkan sisa-sisa pakan. Selain itu berperan untuk kurangi bau. EM4 diberikan 2-3 kali satu hari dengan dosis 1/2 sendok makan yang terutama dicampurkan dalam 1 liter air.
e. Perawatan Di sekitar Lokasi
Perawatan di sekitar tong diperlukan untuk melindungi tong dari kontaminasi lingkungan luar seperti hewan pemangsa contohnya ayam, kucing, ular atau lumut yang bisa menghambat perkembangan belut
4. Pemanenan
Pemanenan belut bisa dilakukan ketika usia belut menginjak 3–4 bln tergantung dengan keinginan kita atau berdasarkan permintaan pasar akan ketersediaan belut. Pemanenan untuk media drum/tong pastinya lebih gampang, serta belut hasil budidaya siap di pasarkan.
Begitulah Cara budidaya belut, semoga apa yang kami sampaikan di atas dapat bermanfaat bagi Anda untuk memulai berbisnis budidaya belut, karena ketika kita berusaha dan bersungguh-sungguh dalam menjalani sebuah bisnis maka niscaya panen berlimpah serta keuntungan yang berlipat bukan hal yang tidak mungkin yang bisa Anda dapatkan. Selamat berbisnis.

CARA BUDIDAYA JANGKRIK

  Budidaya Jangkrik | Ternak Jangkrik | Telur Jangkrik  Budidaya Jangkrik  Jangkrik dalam bahasa latin (Gryllidae) adalah jenis serangga yang unik memiliki suara khas dan aktif dimalam hari, kini dibudidaya oleh masyarakat karena semakin berkembangnya zaman Jangkrik menjadi penopang perekonomian rakyat sebab dapat dijual sebagai pakan Burung Kicau. Ada beberapa macam jangkrik yang dibudidaya diantaranya jangkrik kalung madu sliring alam upo aduan genggong gangsir putih yang pada umumnya semua untuk pakan burung. Cara budidaya hewan jangkrik jenis sliring dan kalung berbeda dengan jangkrik aduan, indukan yang digunakan juga berbeda biasanya jangkrik aduan langsung didapat dari alam.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Artikel yang saya bagikan kali ini adalah mengenai langkah demi langkah tata cara budidaya jangkrik untuk peternak pemula dan pemasarannya dimana mereka masih sangat minim pengetahuan tentang Pemeliharaan Jangkrik. Meskipun demikian bagi anda yang sudah mahir dalam Beternak Jangkrik juga tidak ada salahnya mempelajari artikel Panduan Budidaya Jangkrik ini, karena ilmu itu tidak ada batasnya, mana yang kita anggap baik ya kita gunakan yang kurang baik bisa untuk referensi saja. Metode yang digunakan dalam budidaya jangkrik sangat beragam, ada yang menggunakan cara tradisional modern dengan media ember media pasir dengan kardus dan triplex namun intinya yang praktis dan sederhana terutama dalam skala kecil rumahan.  Langkah pertama yang dilakukan setiap Peternak Jangkrik adalah mempersiapkan lokasi kandang untuk ternak jangkrik, karena lokasi ternak sangat menentukan hasil akhir. Jadi lokasi kandang termasuk faktor utama yang harus diperhatikan oleh peternak jika ingin sukses dalam Bisnis Usaha Budidaya Jangkrik. Lokasi kandang penangkaran jangkrik ini dapat berupa gubuk yang dibuat khusus atau memanfaatkan pekarangan rumah maupun ruangan kosong dalam rumah. Sekali lagi keputusan dalam memilih lokasi sangat berpengaruh selama pemeliharaan berlangsung, intinya anda harus merancang kandang yang sesuai dengan lingkungan hidup Jangkrik. Dari pengalaman kami kandang yang bagus dirancang khusus hanya untuk memelihara Jangkrik dan tidak menumpang dihalaman  atau di ruangan kosong. Namun dihalaman rumah maupun ruangan kosong pun tidak apa-apa dipakai asalkan memenuhi kriteria lingkungan hidup jangkrik.  Jual Bibit Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Bibit Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Untuk pemilihan lokasi akan sangat berbeda disetiap daerah seperti pada budidaya jangkrik di jogja solo malang bandung jember bekasi semarang bogor blitar bali banyumas ciamis cirebon yogyakarta jogja sukabumi jakarta medan lampung surabaya palembang jombang jambi klaten kediri karawang lampung lamongan magelang mojokerto madiun pekanbaru purwokerto pekalongan ponorogo pekanbaru sidoarjo tangerang tulungagung tasikmalaya jawa timur jawa tengah jateng sumbar sumatera utara dan dimana saja akan sangat berbeda karena faktor utama yaitu suhu udara kelembaban dan ketinggian tempat juga dapat menentukan estimasi budidaya jangkrik. Maka sebaiknya hal ini sangat diperhatikan karena kesuksesan budidaya jangkrik bagi pemula untuk pemula dan pemasarannya dimulai dari sini.  Selanjutnya jika anda lokasi kandang sudah ditentukan maka saatnya mendesain/membuat kandang budidaya jangkrik ternak jangkrik, mulai dari menata lokasi hingga membuat kandang ternak jangkrik yaitu box yang terbuat dari triplex/plywood, bambu, kardus, aluminium. Lalu mempersiapkan media lainnya yang digunakan untuk Memelihara Jangkrik nantinya, seperti TRE bekas wadah telur ayam yang sudah tidak terpakai namun masih utuh. TRE ini fungsinya adalah sebagai media hidup/rumah Jangkrik setelah menetas dikotak yang telah dibuat sebelumnya. Untuk kandang budidaya jangkrik sendiri harus dibuatkan penutup yang digunakan untuk mengatur kelembaban didalam box. Tutup yang dipakai ada 2 lapis yaitu berupa waring/jaring ikan dan plastik/terpal yang rapat. Masing-masing memiliki fungsi sendiri yaitu waring untuk mencegah predator masuk seperti cicak dan tokek sedangkan plastik/terpal untuk menjaga kelembabannya.. Dan yang terakhir adalah botol AQUA bekas yang besar dipotong -+ 10cm untuk wadah kaki-kaki box diisi dengan cairan oli bekas, fungsinya agar semut tidak naik dan masuk kedalam box.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Seperti itulah kurang lebih cara membuat kandang jangkrik sederhana yang dapat di susun bertingkat variasi model gantung yang ideal dan unik yang terpenting lagi adalah pengetahuan yang mumpuni agar mendapat hasil bagus, jadi jika anda belum paham betul maka sebaiknya perbanyaklah belajar dulu sebelum benar-benar memulai budidaya jangkrik yang mudah baik dan benar baik dari telur atau dengan indukan sendiri.  Dibawah ini akan kami bagikan artikel Tahapan Budidaya Jangkrik mulai dari persiapan pembuatan kandang jangkrik hingga panen, insya allah lengkap berdasarkan pengalaman dari kami. Secara garis besar urutan langkah-langkah untuk memulai Beternak Jangkrik dapat anda lihat dibawah ini:      Menentukan lokasi Kandang Jangkrik yang tepat     Pembuatan kandang ternak jangkrik/rumah tempat memelihara jangkrik     Membuat kotak pemeliharaan/BOX     Membuat penutup box     Mempersiapkan media hidup jangkrik berupa tre bekas wadah telur     Pakan utama berupa voor/konsentrat ayam pokhpan 511(recomended) yang dihaluskan     Pakan pendukung untuk masa awal berupa pepaya muda, gambas, sawi putih(sedikit). nb.pakan dapat ditambah dengan kedebog pisang, daun pepaya, daun singkong,daun pisang, pohon pepaya setelah umur 10 hr keatas(makanan recomended)     Terakhir untuk tambahan diusahakan makanan diatas ada untuk mendapatan hasil yang bagus, selanjutnya tinggal menunggu panen.(JANGAN KAGET KALAU MAKANAN JANGKRIK TIDAK SEDIKIT)!.  foto budidaya jangkrik  Budidaya Jangkrik | Ternak Jangkrik | Telur Jangkrik  Budidaya Jangkrik | Ternak Jangkrik | Telur Jangkrik  Download cara budidaya jangkrik lengkap yang benar sederhana dan mudah dalam bentuk pdf ebook video youtube lengkap terbaru 2014 disini. Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  1. Dimulai Dengan Menentukan Lokasi Kandang Jangkrik Yang tepat  Untuk Beternak jangkrik memang sebaiknya memilih lokasi dan model kandang jangkrik yang sesuai dengan kriteria lingkungan hidup jangkrik, karena seperti yang kita ketahui Jangkrik bisa dibilang hewan musiman bukan berarti hanya ada pada musim tertentu namun ini lebih pada kehidupan/populasi normal hanya saat-saat musim tertentu. Misalnya saja jangkrik banyak hidup diarea persawahan dimana tanah kering dan udara panas tepatnya menjelang musim penghujan Populasi Jangkrik meningkat tajam namun juga tidak semua area disinggahi oleh populasi jangkrik ini. Misalnya saja dari sekitar 100 petak sawah hanya sekitar 12-15 petak saja yang banyak terdapat Jangkrik sedangkan lainya sangat jarang bahkan hampir tidak ada. Ini juga dapat menjadi pelajaran bahwa jangkrik memilih lokasi yang cocok untuk hidupnya, jika lokasi kurang sesuai maka akan ditinggalkan atau tidak dapat bertahan walaupun lokasi masih dalam satu area.  Hal ini juga berlaku pada kegiatan Budidaya Ternak Jangkrik, beda tempat beda juga hasilnya walaupun pada area yang sama. Jadi kita harus jeli sebagai Peternak Jangkrik harus paham betul mengenai lingkungan hidup yang baik bagi Jangkrik jika lokasi yang kita punya seperti ini maka seperti apa kita harus mengatur kandangnya! Intinya tetap pada pemilihan lokasi/mengatur lokasi yang kurang sesuai menjadi lokasi yang disukai oleh jangkrik. Jika Jangkrik adalah hewan musiman maka desain Kandang Jangkrik dibuat agar suhu lingkungan seperti pada musim Jangkrik di alam bebas. Sehingga kegiatan Budidaya dapat dijalankan sepanjang tahun dan sepanjang masa tanpa mengenal musim yang silih berganti. Ini adalah PR yang sulit untuk di adaptasi karena kita akan melawan kehendak alam, namun untuk keberhasilan Budidaya Jangkrik PDF semua dapat diatur! Jadi jangan takut menjadi Pembudidaya Jangkrik meskipun masih pemula.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Syarat Lingkungan Hidup Jangkrik Dan Pemilihan Lokasi Yang Tepat      Lokasi pemeliharaan sebaiknya harus tenang, sunyi dan teduh serta mendapat sirkulasi udara yang baik untuk penyesuaian suhu ruangan.     Carilah Lokasi jauh dari keramaian atau sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya, dan lain-lain.     Lokasi sebaiknya juga jauh dari kegiatan manusia seperti lalu lalang orang lewat dan yang tidak berhubungan dengan kegiatan budidaya.     Ruangan tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.     Sebaiknya jauh dari pepohonan agar dapat menyerap panas matahari secara bebas.     Jauh dari kandang ayam atau hewan lain yang mengganggu.     Usahakan menghindari lokasi yang banyak predator seperti semut, cicak, tokek, dan tikus namun hal ini masih dapat diminimalisir.  Jika beberapa syarat lokasi seperti diatas sudah didapat maka anda kini sudah mulai satu langkah untuk menjalankan Bisnis Budidaya Jangkrik. Selanjutnya anda tinggal membuat kandang/rumah bagi si jangkrik nantinya. Berikut adalah Cara Membuat Kandang Jangkrik Lengkap.  2. Selanjutnya Membuat Kandang Jangkrik/Rumah Tempat Memelihara Jangkrik  cara membuat kandang jangkrik benar baik dan bagus adalah dengan membangun sebuah gubuk yang luasnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan lengkap dan sederhana, namun jika anda memiliki lokasi yang kosong misalnya saja teras rumah, dapur belakang yang agak luas ataupun kamar/ruangan kosong juga dapat anda jadikan tempat penangkaran jangkrik asalkan tidak lembab atau kemasukan air/kebanjiran saat hujan. Nah untuk kandang pembesaran jangkrikyang dibangun seperti gubuk sendiri dapat berupa konstruksi tembok semi batako dengan asbes atau hanya menggunakan bethek bambu/anyaman bambu yang diberi terpal plastik dibagian luarnya. Tujuanya adalah untuk menjaga suhu ruangan agar tetap hangat walaupun saat hujan. Meskipun tidak kokoh namun yang terpenting rapat dan terhindar dari angin masuk, karena angin dapat mempengaruhi kehidupan Jangkrik yang dipelihara. Jadi intinya kandang jangkrik yang baik berada didalam ruangan yang tertutup bebas dari hembusan angin luar. Namun jika tidak ada lokasi yang sesuai anda juga dapat membuat Kandang Jangkrik Sederhana yang penting suhu ruangan cocok untuk memelihara jangkrik. Jadi masalah Ukuran Kandang Jangkrik tidak menjadi masalah disini.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Spesifikasi Kandang Jangkrik Ideal/Gubuk :      Lantai dasar cukup tanah biasa tidak harus dilapisi semen cor asalkan kering dan tidak terlalu lembab.     Lantai diusahakan tinggi untuk menjaga kelembaban terutama disaat musim hujan.     Tembok semi batako, yaitu 1,5 meter batako dan pada bagian atasnya asbes dan angin2.     Atau tembok berupa asbes bagian atas bethek bambu untuk angin2.     Tembok juga dapat berupa bethek bambu dan pada bagian luar diberi plastik terpal sebagai penutup untuk menjaga suhu lingkungan.     Atap berupa asbes karena dengan asbes suhu lingkungan akan lebih stabil dan tetap hangat walaupun saat hujan.     Tinggi atap miring 2,5m - 3,5/4m jangan terlalu tinggi agar ruangan tetap hangat tidak terlalu banyak angin yang masuk.     Selanjutnya kandang dapat diatur sesuai rancangan masing2 peternak! namun usahakan kriteria seperti yang diatas untuk memedahkan dalam beradaptasi saat pergantian musim.  Setelah pembuatan gubuk selesai atau anda memutuskan untuk Memelihara Jangkrik di teras/ruang kosong, kini saatnya anda mepersiapkan kotak BOX untuk Budidaya Jangkrik Download. Anda dapat membeli dalam bentuk jadi atau jika tidak ada mau tidak mau anda harus membuatnya sendiri.  3. Mempersiapkan / Cara Membuat Kandang Jangkrik  Model Kandang Jangkrik / BOX terbuat dari triplek/plywood yang dirancang seperti peti namun diberi kaki-kaki untuk menghindari semut. Nantinya pada kaki-kaki tersebut diberi wadah berupa botol aqua yang dipotong dan diisi dengan oli bekas sebagai penghalang semut dan predator naik kekandang. Kenapa harus oli bekas? karena oli bekas dapat didapat secara gratis tanpa perlu biaya tambahan dan anda dapat mencarinya di bengkel motor/mobil terdekat dari kediaman anda. Oli bekas ini berfungsi sebagai pembunuh predator yang hendak masuk dan terjebur kedalamnya. Kalau pakai air tidak menjamin jika semut yang terperangkap mati didalamnya kadang berenang dan naik keatas kandang. Namun ada juga Kandang Jangkrik Dari Kardus dan cara ini mrupakan jenis Kandang Jangkrik Baru yang belum pernah saya coba, karena secara logika wadah Pakan Jangkrik yang terbuat dari kardus saja dapat dihabiskan  tanpa sisa bersama makanan yang diatasnya.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Cara Buat Kandang Jangkrik dimulai dengan mencari bahan baku berupa:      Kayu reng/kayu untuk memasang genting yang diapasang diatas pasak. Kayu ini dipakai untuk rangka box/kandang pemeliharaan jangkrik.     Triplex/plywood yang nanti dipakai untuk tembok atau dinding dan alas kandang/box     Paku yang dipakai untuk merakit reng dan triplex menjadi box/kandang jangkrik.     Semen putih/mill yang dipakai untuk melumuri dinding kandang.     Lakban coklat yang dipakai untuk pembatas dibagian atas kandang agar jangkrik tidak dapat kabur.     Waring/jaring ikan dipakai untuk penutup bagian atas supaya predator seperti ngengat dan tokek dan cecak tidak masuk kedalam kandang saat keadaan terbuka.     Bambu yang digunakan untuk bahan pembuat tutup kandang yang dipadukan dengan terpal plastik.     Terpal plastik untuk penutup kandang, Model Kandang Ternak Jangkrik ini yang menjadi standart di tempat kami.  Setelah semua bahan diatas sudah ada maka saatnya untuk membuat kandang/box untuk memelihara jangkrik.Disini kami tidak akan membahas bagaimana untuk membuat kandang secara mendetail karena kami anggap anda sudah bisa membuatya.  4. Membuat Penutup Box/Kadang Jangkrik  Sudah disinggung diatas kalau Kandang jangkrik haruslah diberi tutup agar predator tidak dapat masuk kedalam kandang. Karena sekali saja predator seperti semut, cecak, dan tokek masuk kedalam kandang tempat memelihara jangkrik maka bisa dipastikan jangkrik yang kita pelihara dalam keadaan bahaya, bisa saja jangkrik yang sudah susah payah kita pelihara habis dimakan oleh predator tersebut. Nah untuk menanggulangi hal tersebut maka kita harus membuatkan penutup kandang yang efisien selain predator besar tidak bisa masuk jangkrik yang ada didalam kandang pemeliharaan juga dapat bernafas lega dengan sirkulasi udara yang baik. Bagaimanakah penutup kandang yang baik itu seharusnya dibuat? mari kita bahas dibawah ini:  Pertama Kita siapkan bahan berupa kayu reng seperti bahan untuk membuat Kandang Jangkrik Kecil sekitar 3 buah untuk 1 kandang, lalu kita buat sesuai ukuran panjang dan lebar kandang. Kemudian setelah jadi kita pasangkan plastik terpal ke rangka yang sudah dibuat tadi. Setelah jadi maka tinggal memasangkan waring kekandang jangkrik dibuat agar dapat dilepas dan dibuka dengan memasang beberapa paku kecil disetiap sisi mulut kandang, lalu tutup yang sudah kita buat dapat dipasangkan. Adapun cara kedua ini yaitu dengan memasangkan waring ke rangka yang telah dibuat, kemudian terpal plastik dipasang diatas rangka tadi jadi jika ingin membuka tutup cukup melipat plastik terpal saja dengan tutup kayu yang dipasang waring tetap terpasang dikandang.  Saya kira anda sudah paham dengan yang saya maksudkan dengan membuat penutup untuk Kandang Jangkrik Aduan sebagai pencegah preator masuk kedalam Kandang. Jika disini ditempat kami, bagi peternak yang tidak dapat membuat kandang sendiri dapat membeli kepada tukang pembuat atau bekas dari petani lain dengan Harga Jual Kandang Jangkrik lebih murah dari harga baru.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  5. Media Untuk Tempat Hidup Dalam Kandang Jangkrik  Selain kandang untuk pemeliharaan berupa kotak yang terbuat dari tripleks perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk budidaya jangkrik adalah media tempat hidup jangkrik itu sendiri yaitu TRE bekas wadah telur ayam yang terbuat dari bahan semacam kertas karton. Tre berfungsi sebagai tempat merambat dan bersembunyi jangkrik layaknya hidup dialam bebas. Tre ditata didalam kotak pemeliharaan / BOX dengan cara ditumpuk antar kaki-kakinya agar terbentuk ruang antar tre yang nantinya menjadi ruang hidup jangkrik mulai dari menetas hingga panen.  Cara menata tre dalam kandang jangkrik  Pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan tre bekas itu sendiri. Kenapa harus memakai tre bekas? ini untuk menghemat biaya karena jika membeli yang baru maka biaya yang anda keluarkan akan menjadi sangat banyak. Untuk menekan biaya Beternak Jangkrik maka alternatif yang baik adalah tre bekas telur ayam.  Selanjutnya tre yang telah anda dapatkan dijemur diatas terik matahari yang cukup minimal 6 jam jika sedang terik, gunanya untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran dan debu yang menempel. Setelah selesai dijemur selanjutnya tre dipukul-pukulkan untuk merontokan kotoran dan debu, dan untuk kotoran yang menempel kuat dapat dibersihkan dengan sikat gigi bekas. Pekrjaan ini wajib anda lakukan sebelum tre anda pasang dengan alasan kesehatan jangkrik.  Setelah tre siap kini saatnya anda menata tre dalam kandang. Dimulai dengan menata satu tingkat merata secukupnya, jika salah satu sisi tidak muat sebaiknya dikosongkan saja sementara. Lalu untuk tumpukan tre kedua ditata berlawanan agar tre tidak menyatu, jadi didalam terbentuk rongga yang nantinya digunakan jangkrik untuk bersembunyi layaknya dialam liar. Untuk tempat yang kosong tadi dapat anda beri tre yang agak jelek ditekuk dan ditata ditempat yang kosong tadi. Sebaiknya anda sesuaikan dengan kondisi yang terbaik. Sampai disini sudah cukup untuk memulai Budidaya Jangkrik Untuk Pemula, jika persiapan kandang selesai selanjutnya baca Kiat Sukes Budidaya Ternak Jangkrik By Pak Sugeng untuk para pemula yang baru memulai beternak jangkrik wajib untuk menyimak ulasan berikut mulai dari penetasan telur jangkrik hingga panen dan SEMOGA BERHASIL!  Bagi anda yang ingin belajar Cara Menetaskan Telur Jangkrik kami ulas secara lengkap dan gamblang di artikel tersebut.  Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg  Kata Kunci Yang Terkait Dengan Artikel budidaya jangkrik dan ternak jangkrik :  budidaya jangkrik pdf, budidaya jangkrik kalung, budidaya jangkrik 2014, budidaya jangkrik lengkap, budidaya jangkrik untuk pemula, budidaya jangkrik jogja, budidaya jangkrik di solo, budidaya jangkrik malang, budidaya jangkrik petelur, budidaya jangkrik kaskus, budidaya jangkrik jember, budidaya jangkrik madu, budidaya jangkrik pemula, budidaya jangkrik bekasi, budidaya jangkrik semarang, budidaya jangkrik ebook, budidaya jangkrik bandung, budidaya jangkrik di malang, budidaya jangkrik alam, budidaya jangkrik aduan, cara budidaya jangkrik alam, cara budidaya jangkrik aduan, budidaya jangkrik secara alami, analisa budidaya jangkrik, artikel budidaya jangkrik, analisis budidaya jangkrik, alamat budidaya jangkrik, budidaya, jangkrik bagi pemula, budidaya jangkrik bogor, budidaya jangkrik blitar, budidaya jangkrik bali, budidaya bibit jangkrik, budidaya ternak jangkrik, cara budidaya jangkrik bagi pemula, budidaya jangkrik di bandung, budidaya jangkrik di bogor, budidaya jangkrik di blitar, budidaya, jangkrik di bali, budidaya jangkrik yang baik, budidaya jangkrik yang benar, pelatihan budidaya jangkrik bogor, budidaya jangkrik yg benar, budidaya jangkrik di banyumas, cara budidaya ternak jangkrik, cara ternak budidaya jangkrik bagian 3, budidaya jangkrik com, budidaya jangkrik ciamis, budidaya jangkrik di cirebon, budidaya jangkrik di ciamis, cara budidaya jangkrik pdf, cara budidaya jangkrik kalung, cara budidaya jangkrik untuk pemula, cara budidaya jangkrik lengkap, cara budidaya jangkrik indukan, cerdas budidaya jangkrik, cara budidaya jangkrik dan pemasarannya, cara budidaya jangkrik 2013, cara budidaya jangkrik youtube, budidaya jangkrik download, budidaya jangkrik dan pemasarannya, budidaya jangkrik di yogyakarta, budidaya jangkrik di jogja, budidaya jangkrik di bekasi, budidaya jangkrik di sukabumi, budidaya jangkrik di jakarta, budidaya jangkrik dari telur. budidaya jangkrik di medan, budidaya jangkrik di semarang, budidaya jangkrik di lampung, budidaya jangkrik di surabaya, budidaya jangkrik di palembang, budidaya jangkrik dengan kardus, budidaya jangkrik media ember  estimasi budidaya jangkrik, foto budidaya jangkrik, forum budidaya jangkrik, budidaya jangkrik genggong, budidaya jangkrik gangsir, budidaya hewan jangkrik, cara budidaya hewan jangkrik, hukum budidaya jangkrik, hasil budidaya jangkrik, hambatan budidaya jangkrik, budidaya jangkrik ipb, budidaya jangkrik indukan, budidaya induk jangkrik, budidaya jangkrik dari indukan, budidaya jangkrik dengan indukan, info budidaya jangkrik, budidaya jangkrik jakarta, budidaya jangkrik jawa timur, budidaya jangkrik yogyakarta, budidaya jangkrik jawa tengah, budidaya jangkrik jateng, budidaya jangkrik jombang, budidaya jangkrik jambi, budidaya jangkrik di jambi, jurnal budidaya jangkrik, budidaya jangkrik klaten, budidaya jangkrik kediri, budidaya jangkrik media kardus, budidaya jangkrik dalam kardus, budidaya jangkrik skala kecil, budidaya jangkrik di karawang, budidaya jangkrik di klaten, budidaya jangkrik dari kardus, keuntungan budidaya jangkrik, kandang budidaya jangkrik, kendala budidaya jangkrik, kemitraan budidaya jangkrik, kursus budidaya jangkrik, kotak budidaya jangkrik, kerjasama budidaya jangkrik, kalkulasi budidaya jangkrik, budidaya jangkrik lampung, budidaya jangkrik lamongan, langkah budidaya jangkrik, laba budidaya jangkrik, budidaya jangkrik medan, budidaya jangkrik magelang, budidaya jangkrik madiun, budidaya jangkrik media pasir, budidaya jangkrik modern, budidaya jangkrik yang mudah, budidaya jangkrik di mojokerto, budidaya jangkrik di madiun, makalah budidaya jangkrik, manfaat budidaya jangkrik, cara budidaya jangkrik yang mudah, modal budidaya jangkrik, media budidaya jangkrik, metode budidaya jangkrik, budidaya jangkrik om kicau, omset budidaya jangkrik, omzet budidaya jangkrik, budidaya jangkrik pekanbaru, budidaya jangkrik purwokerto, budidaya jangkrik putih, budidaya jangkrik pakan, budidaya jangkrik palembang, budidaya jangkrik pekalongan, budidaya jangkrik ponorogo, budidaya jangkrik praktis, budidaya pembibitan jangkrik, budidaya pembesaran jangkrik, budidaya jangkrik di pekanbaru, cara budidaya jangkrik pemula, budidaya jangkrik rumahan, resiko budidaya jangkrik, rahasia budidaya jangkrik, budidaya jangkrik surabaya, budidaya jangkrik sukabumi, budidaya jangkrik solo, budidaya jangkrik sederhana, budidaya jangkrik sidoarjo, budidaya jangkrik sukses, budidaya jangkrik sliring, budidaya serangga jangkrik, cara budidaya jangkrik sederhana, budidaya jangkrik di sumbar, sentra budidaya jangkrik, budidaya jangkrik di sumatera utara, budidaya jangkrik kegiatan terbaru situs, budidaya jangkrik tangerang, budidaya jangkrik terbaru, budidaya jangkrik tulungagung, budidaya jangkrik tradisional, budidaya jangkrik tasikmalaya, budidaya telur jangkrik, cara budidaya jangkrik terbaru, budidaya jangkrik youtube, budidaya jangkrik di tangerang, tempat budidaya jangkrik, tutorial budidaya jangkrik, budidaya ternak jangkrik .pdf, trik budidaya jangkrik, tentang budidaya jangkrik, tata cara budidaya jangkrik, teknologi budidaya jangkrik, tahapan budidaya jangkrik, budidaya jangkrik upo, budidaya ulat jangkrik, usaha budidaya jangkrik, video budidaya jangkrik, vcd budidaya jangkrik, cara budidaya jangkrik yang benar, youtube budidaya jangkrik, ternak jangkrik pdf, ternak jangkrik dengan kardus, ternak jangkrik youtube, ternak jangkrik 2014, ternak jangkrik semarang, ternak jangkrik tangerang, ternak jangkrik media kardus, ternak jangkrik bandung, ternak jangkrik alam, ternak jangkrik di jogja, ternak jangkrik cikarang, ternak jangkrik lampung, ternak jangkrik di jawa barat, ternak jangkrik om kicau, ternak jangkrik di semarang, ternak jangkrik malang, ternak jangkrik modern, ternak jangkrik jombang, ternak jangkrik nganjuk, ternak jangkrik aduan, ternak jangkrik astrik, ternak jangkrik alami, cara ternak jangkrik alam, cara ternak jangkrik aduan, cara ternak jangkrik adu, cara ternak jangkrik alami, ternak jangkrik di aquarium, analisa ternak jangkrik, artikel ternak jangkrik, alamat ternak jangkrik, asosiasi peternak jangkrik, agen ternak jangkrik, alamat ternak jangkrik di malang, alamat ternak jangkrik di medan, alamat, ternak jangkrik bandung, aneka ternak jangkrik, ternak jangkrik bogor, ternak jangkrik blitar, ternak jangkrik bekasi, ternak jangkrik bagi pemula, ternak jangkrik batam, ternak jangkrik bali, ternak jangkrik balikpapan, ternak jangkrik banyak mati, ternak jangkrik banjarmasin, ternak jangkrik bojonegoro, ternak jangkrik banyumas, ternak jangkrik buat pemula, ternak jangkrik blogspot, ternak budidaya jangkrik, ternak bibit jangkrik, cara ternak jangkrik bagi pemula, ternak jangkrik di bogor, ternak jangkrik di bekasi, ternak jangkrik di bali, ternak jangkrik cirebon, ternak jangkrik com, ternak jangkrik cianjur, ternak jangkrik cilacap, ternak jangkrik cimahi, ternak jangkrik di cikarang, ternak jangkrik di cirebon, cara ternak jangkrik untuk pemula, cara ternak jangkrik pdf, cara ternak jangkrik petelur, cara ternak jangkrik kalung, cara ternak jangkrik 2010, ternak jangkrik dari indukan, ternak jangkrik di malang, ternak jangkrik di bandung, ternak jangkrik download, ternak jangkrik di solo, ternak jangkrik di jakarta, ternak jangkrik di sidoarjo, ternak, jangkrik di kardus, ternak jangkrik di medan, ternak jangkrik di surabaya, ternak jangkrik dan pemasarannya, ternak jangkrik di klaten, ternak jangkrik di palembang, ternak jangkrik media ember, ternak jangkrik di ember, ebook ternak jangkrik, estimasi ternak jangkrik, ternak jangkrik facebook, foto ternak jangkrik, forum ternak jangkrik, ternak jangkrik genggong, ternak jangkrik gangsir, ternak jangkrik gresik, ternak jangkrik garut, ternak jangkrik di garut, ternak jangkrik yang gampang, gagal ternak jangkrik, grosir ternak jangkrik, ternak jangkrik hcs, ternak hewan jangkrik, ternak jangkrik pola hcs, cara ternak hewan jangkrik, hukum ternak jangkrik, hasil ternak jangkrik, harga ternak jangkrik, hukum ternak jangkrik dalam islam, hama ternak jangkrik, hukum ternak jangkrik menurut islam, ternak jangkrik indukan, ternak jangkrik indramayu, ternak jangkrik ipb, ternak jangkrik intensif, ternak jangkrik dari induk, ternak jangkrik menurut islam, investasi ternak jangkrik, informasi ternak jangkrik, ternak jangkrik jakarta, ternak jangkrik jogja, ternak jangkrik jember, ternak jangkrik jambi, ternak jangkrik jawa timur, ternak jangkrik jawa tengah, ternak jangkrik yogyakarta, ternak jangkrik jatim, ternak jangkrik jawa barat, ternak jangkrik di jambi, cara ternak jangkrik jogja, cara ternak jangkrik, jenis ternak jangkrik, ternak jangkrik kalung, ternak jangkrik kardus, ternak jangkrik kediri, ternak jangkrik klaten, ternak jangkrik kaskus, ternak jangkrik kebumen, ternak jangkrik karawang, ternak jangkrik kudus, ternak jangkrik kuning, ternak jangkrik kalimantan, ternak jangkrik dalam kardus, ternak jangkrik dan kroto, ternak jangkrik di kediri, ternak jangkrik pakai kardus, ternak jangkrik skala kecil, ternak jangkrik dari kardus, ternak jangkrik di karawang, ternak jangkrik lengkap, ternak jangkrik lamongan, ternak jangkrik lipi, ternak jangkrik di lampung, laba ternak jangkrik, langkah langkah beternak jangkrik, langkah2 ternak jangkrik, lama ternak jangkrik, lokasi ternak jangkrik, laporan ternak jangkrik, ternak jangkrik medan, ternak jangkrik media plastik, ternak jangkrik media pasir, ternak jangkrik magelang, ternak jangkrik madiun, ternak jangkrik mudah, ternak jangkrik madu, ternak jangkrik mojokerto, ternak jangkrik majalengka, ternak jangkrik makassar, ternak jangkrik media kain, cara ternak jangkrik madu, ternak jangkrik yang mudah, ternak jangkrik ngawi, omset ternak jangkrik, obat ternak jangkrik, ternak jangkrik pemula, ternak jangkrik palembang, ternak jangkrik pekanbaru, ternak jangkrik purwokerto, ternak jangkrik pakan, ternak jangkrik petelur, ternak jangkrik purwodadi, ternak jangkrik pemalang, ternak jangkrik putih, ternak jangkrik paling mudah, ternak jangkrik praktis, ternak jangkrik ponorogo, ternak jangkrik pekalongan, ternak jangkrik padang, ternak pembesaran jangkrik, ternak jangkrik rumahan, cara ternak jangkrik rumahan, rahasia ternak jangkrik, resiko ternak jangkrik, rincian ternak jangkrik, ternak jangkrik skala rumahan, ternak jangkrik sederhana, ternak jangkrik sukses, ternak jangkrik solo, ternak jangkrik surabaya, ternak jangkrik sukabumi, ternak jangkrik seliring, ternak jangkrik super, ternak jangkrik sidoarjo, ternak jangkrik samarinda, ternak jangkrik salatiga, ternak jangkrik sleman, ternak jangkrik subang, ternak jangkrik selering, ternak jangkrik di samarinda, ternak jangkrik tulungagung, ternak jangkrik terbaru, ternak jangkrik tasikmalaya, ternak jangkrik tegal, ternak jangkrik terbaik, ternak telur jangkrik, video ternak jangkrik terbaru, ternak jangkrik dari telur, ternak jangkrik di toples, ternak jangkrik di tegal, ternak jangkrik dalam toples, ternak jangkrik di tulungagung, tips ternak jangkrik, tutorial ternak jangkrik, tempat ternak jangkrik, teori ternak jangkrik, ternak jangkrik untuk pemula, ternak jangkrik upo, ternak ulat jangkrik, usaha ternak jangkrik, untung ternak jangkrik, usaha ternak jangkrik 2013, cara ternak jangkrik dan ulat hongkong, umpan ternak jangkrik, ternak jangkrik video, www.ternak jangkrik, wirausaha ternak jangkrik, ternak jangkrik yang benar, ternak jangkrik yg benar, ternak jangkrik yg sukses, cara ternak jangkrik yang baik, cara ternak jangkrik yang baik dan benar, ternak jangkrik di yogyakarta, cara ternak jangkrik yg mudah, cara ternak jangkrik yang paling mudah, cara ternak jangkrik yang praktis, cara ternak jangkrik yg bagus, cara ternak jangkrik yang cepat, panduan budidaya jangkrik pdf, budidaya ternak jangkrik, budidaya ternak jangkrik .pdf, usaha budidaya ternak jangkrik, budidaya dan ternak jangkrik, analisa budidaya ternak jangkrik, cara ternak budidaya jangkrik bagian 3, cara budidaya ternak jangkrik, ternak jangkrik dan pemasaranya budidaya jangkrik, budidaya ternak jangkrik, analisa usaha ternak jangkrik, cara budidaya jangkrik alam, cara budidaya jangkrik aduan, cara budidaya jangkrik bagi pemula, cara budidaya jangkrik blitar, cara budidaya jangkrik.com, cara budidaya jangkrik dan pemasarannya, cara budidaya jangkrik indukan, cara budidaya jangkrik kalung, cara budidaya jangkrik lengkap, cara budidaya jangkrik pdf, cara budidaya jangkrik pemula, cara budidaya jangkrik pakan, cara budidaya jangkrik sederhana, cara budidaya jangkrik terbaru, cara budidaya jangkrik untuk pemula, cara budidaya jangkrik yang benar, cara budidaya jangkrik youtube. Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg www.budidayaternakjangkrik.com



Jangkrik dalam bahasa latin (Gryllidae) adalah jenis serangga yang unik memiliki suara khas dan aktif dimalam hari, kini dibudidaya oleh masyarakat karena semakin berkembangnya zaman Jangkrik menjadi penopang perekonomian rakyat sebab dapat dijual sebagai pakan Burung Kicau. Ada beberapa macam jangkrik yang dibudidaya diantaranya jangkrik kalung madu sliring alam upo aduan genggong gangsir putih yang pada umumnya semua untuk pakan burung. Cara budidaya hewan jangkrik jenis sliring dan kalung berbeda dengan jangkrik aduan, indukan yang digunakan juga berbeda biasanya jangkrik aduan langsung didapat dari alam.


Artikel yang saya bagikan kali ini adalah mengenai langkah demi langkah tata cara budidaya jangkrik untuk peternak pemula dan pemasarannya dimana mereka masih sangat minim pengetahuan tentang Pemeliharaan Jangkrik. Meskipun demikian bagi anda yang sudah mahir dalam Beternak Jangkrik juga tidak ada salahnya mempelajari artikel Panduan budidaya jangkrik ini, karena ilmu itu tidak ada batasnya, mana yang kita anggap baik ya kita gunakan yang kurang baik bisa untuk referensi saja. Metode yang digunakan dalam budidaya jangkrik sangat beragam, ada yang menggunakan cara tradisional modern dengan media ember media pasir dengan kardus dan triplex namun intinya yang praktis dan sederhana terutama dalam skala kecil rumahan.

Langkah pertama yang dilakukan setiap Peternak Jangkrik adalah mempersiapkan lokasi kandang untuk ternak jangkrik, karena lokasi ternak sangat menentukan hasil akhir. Jadi lokasi kandang termasuk faktor utama yang harus diperhatikan oleh peternak jika ingin sukses dalam Bisnis usaha jangkrik. Lokasi kandang penangkaran jangkrik ini dapat berupa gubuk yang dibuat khusus atau memanfaatkan pekarangan rumah maupun ruangan kosong dalam rumah. Sekali lagi keputusan dalam memilih lokasi sangat berpengaruh selama pemeliharaan berlangsung, intinya anda harus merancang kandang yang sesuai dengan lingkungan hidup Jangkrik. Dari pengalaman kami kandang yang bagus dirancang khusus hanya untuk memelihara Jangkrik dan tidak menumpang dihalaman  atau di ruangan kosong. Namun dihalaman rumah maupun ruangan kosong pun tidak apa-apa dipakai asalkan memenuhi kriteria lingkungan hidup jangkrik.

Untuk pemilihan lokasi akan sangat berbeda disetiap daerah seperti pada budidaya jangkrik di jogja solo malang bandung jember bekasi semarang bogor blitar bali banyumas ciamis cirebon yogyakarta jogja sukabumi jakarta medan lampung surabaya palembang jombang jambi klaten kediri karawang lampung lamongan magelang mojokerto madiun pekanbaru purwokerto pekalongan ponorogo pekanbaru sidoarjo tangerang tulungagung tasikmalaya jawa timur jawa tengah jateng sumbar sumatera utara dan dimana saja akan sangat berbeda karena faktor utama yaitu suhu udara kelembaban dan ketinggian tempat juga dapat menentukan estimasi budidaya jangkrik. Maka sebaiknya hal ini sangat diperhatikan karena kesuksesan budidaya jangkrik bagi pemula untuk pemula dan pemasarannya dimulai dari sini.
Selanjutnya jika anda lokasi kandang sudah ditentukan maka saatnya mendesain/membuat kandang budidaya jangkrik ternak jangkrik, mulai dari menata lokasi hingga membuat kandang ternak jangkrik yaitu box yang terbuat dari triplex/plywood, bambu, kardus, aluminium. Lalu mempersiapkan media lainnya yang digunakan untuk Memelihara jangkrik nantinya, seperti TRE bekas wadah telur ayam yang sudah tidak terpakai namun masih utuh. TRE ini fungsinya adalah sebagai media hidup/rumah Jangkrik setelah menetas dikotak yang telah dibuat sebelumnya. Untuk kandang budidaya jangkrik sendiri harus dibuatkan penutup yang digunakan untuk mengatur kelembaban didalam box. Tutup yang dipakai ada 2 lapis yaitu berupa waring/jaring ikan dan plastik/terpal yang rapat. Masing-masing memiliki fungsi sendiri yaitu waring untuk mencegah predator masuk seperti cicak dan tokek sedangkan plastik/terpal untuk menjaga kelembabannya.. Dan yang terakhir adalah botol AQUA bekas yang besar dipotong -+ 10cm untuk wadah kaki-kaki box diisi dengan cairan oli bekas, fungsinya agar semut tidak naik dan masuk kedalam box.

Seperti itulah kurang lebih cara membuat kandang jangkrik sederhana yang dapat di susun bertingkat variasi model gantung yang ideal dan unik yang terpenting lagi adalah pengetahuan yang mumpuni agar mendapat hasil bagus, jadi jika anda belum paham betul maka sebaiknya perbanyaklah belajar dulu sebelum benar-benar memulai budidaya jangkrik yang mudah baik dan benar baik dari telur atau dengan indukan sendiri.

Dibawah ini akan kami bagikan artikel Tahapan Budidaya Jangkrik mulai dari persiapan pembuatan kandang jangkrik hingga panen, insya allah lengkap berdasarkan pengalaman dari kami. Secara garis besar urutan langkah-langkah untuk memulai Beternak Jangkrik dapat anda lihat dibawah ini:
  1. Menentukan lokasi Kandang Jangkrik yang tepat
  2. Pembuatan kandang ternak jangkrik/rumah tempat memelihara jangkrik
  3. Membuat kotak pemeliharaan/BOX
  4. Membuat penutup box
  5. Mempersiapkan media hidup jangkrik berupa tre bekas wadah telur
  6. Pakan utama berupa voor/konsentrat ayam pokhpan 511(recomended) yang dihaluskan
  7. Pakan pendukung untuk masa awal berupa pepaya muda, gambas, sawi putih(sedikit). nb.pakan dapat ditambah dengan kedebog pisang, daun pepaya, daun singkong,daun pisang, pohon pepaya setelah umur 10 hr keatas(makanan recomended)
  8. Terakhir untuk tambahan diusahakan makanan diatas ada untuk mendapatan hasil yang bagus, selanjutnya tinggal menunggu panen.(JANGAN KAGET KALAU MAKANAN JANGKRIK TIDAK SEDIKIT)!.
foto budidaya jangkrik
Budidaya Jangkrik | Ternak Jangkrik | Telur Jangkrik
Panduan Budidaya Jangkrik Ternak Untuk Pemula Pak Sugeng
Budidaya Jangkrik | Ternak Jangkrik | Telur Jangkrik
Panduan Budidaya Jangkrik Ternak Untuk Pemula Pak Sugeng
Download cara budidaya jangkrik lengkap yang benar sederhana dan mudah dalam bentuk pdf ebook video youtube lengkap terbaru 2014 disini. Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg


1. Dimulai Dengan Menentukan Lokasi Kandang Jangkrik Yang tepat
Untuk berternak jangkrik memang sebaiknya memilih lokasi dan model kandang jangkrik yang sesuai dengan kriteria lingkungan hidup jangkrik, karena seperti yang kita ketahui Jangkrik bisa dibilang hewan musiman bukan berarti hanya ada pada musim tertentu namun ini lebih pada kehidupan/populasi normal hanya saat-saat musim tertentu. Misalnya saja jangkrik banyak hidup diarea persawahan dimana tanah kering dan udara panas tepatnya menjelang musim penghujan Populasi Jangkrik meningkat tajam namun juga tidak semua area disinggahi oleh populasi jangkrik ini. Misalnya saja dari sekitar 100 petak sawah hanya sekitar 12-15 petak saja yang banyak terdapat Jangkrik sedangkan lainya sangat jarang bahkan hampir tidak ada. Ini juga dapat menjadi pelajaran bahwa jangkrik memilih lokasi yang cocok untuk hidupnya, jika lokasi kurang sesuai maka akan ditinggalkan atau tidak dapat bertahan walaupun lokasi masih dalam satu area.

Hal ini juga berlaku pada kegiatan Budidaya ternak jangkrik, beda tempat beda juga hasilnya walaupun pada area yang sama. Jadi kita harus jeli sebagai Peternak Jangkrik harus paham betul mengenai lingkungan hidup yang baik bagi Jangkrik jika lokasi yang kita punya seperti ini maka seperti apa kita harus mengatur kandangnya! Intinya tetap pada pemilihan lokasi/mengatur lokasi yang kurang sesuai menjadi lokasi yang disukai oleh jangkrik. Jika Jangkrik adalah hewan musiman maka desain Kandang Jangkrik dibuat agar suhu lingkungan seperti pada musim Jangkrik di alam bebas. Sehingga kegiatan Budidaya dapat dijalankan sepanjang tahun dan sepanjang masa tanpa mengenal musim yang silih berganti. Ini adalah PR yang sulit untuk di adaptasi karena kita akan melawan kehendak alam, namun untuk keberhasilan Budidaya Jangkrik PDF semua dapat diatur! Jadi jangan takut menjadi Pembudidaya Jangkrik meskipun masih pemula.

Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg

Syarat Lingkungan Hidup Jangkrik Dan Pemilihan Lokasi Yang Tepat
  1. Lokasi pemeliharaan sebaiknya harus tenang, sunyi dan teduh serta mendapat sirkulasi udara yang baik untuk penyesuaian suhu ruangan.
  2. Carilah Lokasi jauh dari keramaian atau sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya, dan lain-lain.
  3. Lokasi sebaiknya juga jauh dari kegiatan manusia seperti lalu lalang orang lewat dan yang tidak berhubungan dengan kegiatan budidaya.
  4. Ruangan tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.
  5. Sebaiknya jauh dari pepohonan agar dapat menyerap panas matahari secara bebas.
  6. Jauh dari kandang ayam atau hewan lain yang mengganggu.
  7. Usahakan menghindari lokasi yang banyak predator seperti semut, cicak, tokek, dan tikus namun hal ini masih dapat diminimalisir.
Jika beberapa syarat lokasi seperti diatas sudah didapat maka anda kini sudah mulai satu langkah untuk menjalankan Bisnis Budidaya Jangkrik. Selanjutnya anda tinggal membuat kandang/rumah bagi si jangkrik nantinya. Berikut adalah Cara Membuat Kandang Jangkrik Lengkap.


2. Selanjutnya Membuat Kandang Jangkrik/Rumah Tempat Memelihara Jangkrik
cara membuat kandang jangkrik benar baik dan bagus adalah dengan membangun sebuah gubuk yang luasnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan lengkap dan sederhana, namun jika anda memiliki lokasi yang kosong misalnya saja teras rumah, dapur belakang yang agak luas ataupun kamar/ruangan kosong juga dapat anda jadikan tempat penangkaran jangkrik asalkan tidak lembab atau kemasukan air/kebanjiran saat hujan. Nah untuk kandang pembesaran jangkrikyang dibangun seperti gubuk sendiri dapat berupa konstruksi tembok semi batako dengan asbes atau hanya menggunakan bethek bambu/anyaman bambu yang diberi terpal plastik dibagian luarnya. Tujuanya adalah untuk menjaga suhu ruangan agar tetap hangat walaupun saat hujan. Meskipun tidak kokoh namun yang terpenting rapat dan terhindar dari angin masuk, karena angin dapat mempengaruhi kehidupan Jangkrik yang dipelihara. Jadi intinya kandang jangkrik yang baik berada didalam ruangan yang tertutup bebas dari hembusan angin luar. Namun jika tidak ada lokasi yang sesuai anda juga dapat membuat Kandang Jangkrik Sederhana yang penting suhu ruangan cocok untuk memelihara jangkrik. Jadi masalah Ukuran Kandang Jangkrik tidak menjadi masalah disini.

Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg

Spesifikasi Kandang Jangkrik Ideal/Gubuk :
  • Lantai dasar cukup tanah biasa tidak harus dilapisi semen cor asalkan kering dan tidak terlalu lembab.
  • Lantai diusahakan tinggi untuk menjaga kelembaban terutama disaat musim hujan.
  • Tembok semi batako, yaitu 1,5 meter batako dan pada bagian atasnya asbes dan angin2.
  • Atau tembok berupa asbes bagian atas bethek bambu untuk angin2.
  • Tembok juga dapat berupa bethek bambu dan pada bagian luar diberi plastik terpal sebagai penutup untuk menjaga suhu lingkungan.
  • Atap berupa asbes karena dengan asbes suhu lingkungan akan lebih stabil dan tetap hangat walaupun saat hujan.
  • Tinggi atap miring 2,5m - 3,5/4m jangan terlalu tinggi agar ruangan tetap hangat tidak terlalu banyak angin yang masuk.
  • Selanjutnya kandang dapat diatur sesuai rancangan masing2 peternak! namun usahakan kriteria seperti yang diatas untuk memedahkan dalam beradaptasi saat pergantian musim.
Setelah pembuatan gubuk selesai atau anda memutuskan untuk Memelihara Jangkrik di teras/ruang kosong, kini saatnya anda mepersiapkan kotak BOX untuk Budidaya Jangkrik Download. Anda dapat membeli dalam bentuk jadi atau jika tidak ada mau tidak mau anda harus membuatnya sendiri.


3. Mempersiapkan / Cara Membuat Kandang Jangkrik
Model Kandang Jangkrik / BOX terbuat dari triplek/plywood yang dirancang seperti peti namun diberi kaki-kaki untuk menghindari semut. Nantinya pada kaki-kaki tersebut diberi wadah berupa botol aqua yang dipotong dan diisi dengan oli bekas sebagai penghalang semut dan predator naik kekandang. Kenapa harus oli bekas? karena oli bekas dapat didapat secara gratis tanpa perlu biaya tambahan dan anda dapat mencarinya di bengkel motor/mobil terdekat dari kediaman anda. Oli bekas ini berfungsi sebagai pembunuh predator yang hendak masuk dan terjebur kedalamnya. Kalau pakai air tidak menjamin jika semut yang terperangkap mati didalamnya kadang berenang dan naik keatas kandang. Namun ada juga Kandang Jangkrik Dari Kardus dan cara ini mrupakan jenis Kandang Jangkrik Baru yang belum pernah saya coba, karena secara logika wadah Pakan Jangkrik yang terbuat dari kardus saja dapat dihabiskan  tanpa sisa bersama makanan yang diatasnya.

Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg

Cara Buat Kandang Jangkrik dimulai dengan mencari bahan baku berupa:
  1. Kayu reng/kayu untuk memasang genting yang diapasang diatas pasak. Kayu ini dipakai untuk rangka box/kandang pemeliharaan jangkrik.
  2. Triplex/plywood yang nanti dipakai untuk tembok atau dinding dan alas kandang/box
  3. Paku yang dipakai untuk merakit reng dan triplex menjadi box/kandang jangkrik.
  4. Semen putih/mill yang dipakai untuk melumuri dinding kandang.
  5. Lakban coklat yang dipakai untuk pembatas dibagian atas kandang agar jangkrik tidak dapat kabur.
  6. Waring/jaring ikan dipakai untuk penutup bagian atas supaya predator seperti ngengat dan tokek dan cecak tidak masuk kedalam kandang saat keadaan terbuka.
  7. Bambu yang digunakan untuk bahan pembuat tutup kandang yang dipadukan dengan terpal plastik.
  8. Terpal plastik untuk penutup kandang, Model Kandang Ternak Jangkrik ini yang menjadi standart di tempat kami.
Setelah semua bahan diatas sudah ada maka saatnya untuk membuat kandang/box untuk memelihara jangkrik.Disini kami tidak akan membahas bagaimana untuk membuat kandang secara mendetail karena kami anggap anda sudah bisa membuatya.


4. Membuat Penutup Box/Kadang Jangkrik
Sudah disinggung diatas kalau Kandang jangkrik haruslah diberi tutup agar predator tidak dapat masuk kedalam kandang. Karena sekali saja predator seperti semut, cecak, dan tokek masuk kedalam kandang tempat memelihara jangkrik maka bisa dipastikan jangkrik yang kita pelihara dalam keadaan bahaya, bisa saja jangkrik yang sudah susah payah kita pelihara habis dimakan oleh predator tersebut. Nah untuk menanggulangi hal tersebut maka kita harus membuatkan penutup kandang yang efisien selain predator besar tidak bisa masuk jangkrik yang ada didalam kandang pemeliharaan juga dapat bernafas lega dengan sirkulasi udara yang baik. Bagaimanakah penutup kandang yang baik itu seharusnya dibuat? mari kita bahas dibawah ini:

Pertama Kita siapkan bahan berupa kayu reng seperti bahan untuk membuat Kandang Jangkrik Kecil sekitar 3 buah untuk 1 kandang, lalu kita buat sesuai ukuran panjang dan lebar kandang. Kemudian setelah jadi kita pasangkan plastik terpal ke rangka yang sudah dibuat tadi. Setelah jadi maka tinggal memasangkan waring kekandang jangkrik dibuat agar dapat dilepas dan dibuka dengan memasang beberapa paku kecil disetiap sisi mulut kandang, lalu tutup yang sudah kita buat dapat dipasangkan. Adapun cara kedua ini yaitu dengan memasangkan waring ke rangka yang telah dibuat, kemudian terpal plastik dipasang diatas rangka tadi jadi jika ingin membuka tutup cukup melipat plastik terpal saja dengan tutup kayu yang dipasang waring tetap terpasang dikandang.

Saya kira anda sudah paham dengan yang saya maksudkan dengan membuat penutup untuk Kandang Jangkrik Aduan sebagai pencegah preator masuk kedalam Kandang. Jika disini ditempat kami, bagi peternak yang tidak dapat membuat kandang sendiri dapat membeli kepada tukang pembuat atau bekas dari petani lain dengan Harga Jual Kandang Jangkrik lebih murah dari harga baru.

Jual Telur Jangkrik Kalung Rp 200.000,/kg dan Telur Jangkrik Alam/Sliring/Madu Rp 300.000,/kg


5. Media Untuk Tempat Hidup Dalam Kandang Jangkrik
Selain kandang untuk pemeliharaan berupa kotak yang terbuat dari tripleks perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk budidaya jangkrik adalah media tempat hidup jangkrik itu sendiri yaitu TRE bekas wadah telur ayam yang terbuat dari bahan semacam kertas karton. Tre berfungsi sebagai tempat merambat dan bersembunyi jangkrik layaknya hidup dialam bebas. Tre ditata didalam kotak pemeliharaan / BOX dengan cara ditumpuk antar kaki-kakinya agar terbentuk ruang antar tre yang nantinya menjadi ruang hidup jangkrik mulai dari menetas hingga panen.

Cara menata tre dalam kandang jangkrik
Pertama yang harus dilakukan adalah mendapatkan tre bekas itu sendiri. Kenapa harus memakai tre bekas? ini untuk menghemat biaya karena jika membeli yang baru maka biaya yang anda keluarkan akan menjadi sangat banyak. Untuk menekan biaya Beternak Jangkrik maka alternatif yang baik adalah tre bekas telur ayam.

Selanjutnya tre yang telah anda dapatkan dijemur diatas terik matahari yang cukup minimal 6 jam jika sedang terik, gunanya untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran dan debu yang menempel. Setelah selesai dijemur selanjutnya tre dipukul-pukulkan untuk merontokan kotoran dan debu, dan untuk kotoran yang menempel kuat dapat dibersihkan dengan sikat gigi bekas. Pekrjaan ini wajib anda lakukan sebelum tre anda pasang dengan alasan kesehatan jangkrik.

Setelah tre siap kini saatnya anda menata tre dalam kandang. Dimulai dengan menata satu tingkat merata secukupnya, jika salah satu sisi tidak muat sebaiknya dikosongkan saja sementara. Lalu untuk tumpukan tre kedua ditata berlawanan agar tre tidak menyatu, jadi didalam terbentuk rongga yang nantinya digunakan jangkrik untuk bersembunyi layaknya dialam liar. Untuk tempat yang kosong tadi dapat anda beri tre yang agak jelek ditekuk dan ditata ditempat yang kosong tadi. Sebaiknya anda sesuaikan dengan kondisi yang terbaik. Sampai disini sudah cukup untuk memulai Budidaya Jangkrik.

Semoga bermanfaat..